Harga Rumah Subsidi yang Paling Diminati

Kamis 05-11-2026,13:56 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Jakarta, landbank.co.id- Permintaan rumah subsidi masih terus bergulir dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia sepanjang Januari-Oktober 2026.

Untuk rumah subsidi yang mendapat kucuran kredit pemilikan rumah (KPR) berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) alias KPR FLPP, angkanya menyentuh 194.360 unit pada rentang waktu itu.

Merujuk data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (KPR), per akhir Oktober 2026, rumah subsidi diserap oleh MBR di 393 kabupaten dan kota dari 36 provinsi.

BACA JUGA:Realisasi Tiga Asosiasi Turun, Penyaluran FLPP Melemah 9,37 Persen

Mayoritas MBR memilih rumah subsidi di rentang harga Rp150 juta hingga Rp175 juta per unit, yakni sebanyak 73,66 persen.

Kelompok harga kedua yang paling banyak dipilih debitur KPR FLPP dalam rentang waktu tersebut adalah di atas Rp175 juta (28,44 persen).

Selebihnya tersebar untuk kelompok rumah yang dibanderol rentang Rp125 juta hingga Rp150 juta (0,11 persen) dan rumah dengan harga di bawah Rp125 juta per unit.

BACA JUGA:Daftar Harga Rumah Subsidi dan Batasan Penghasilan MBR

 

Realisasi Melemah

Sementara itu, realisasi penyaluran KPR FLPP melemah sekitar 9,37 persen pada rentang Januari-Oktober 2026 disandingkan dengan periode sama 2025.

Mengutip data BP Tapera, per akhir Oktober 2026, realisasi penyaluran KPR FLPP mencapai 194.360 rumah subsidi senilai Rp24,22 triliun.

BACA JUGA:Ini Harga Rumah yang Paling Digemari Konsumen 2026

Sebaliknya, pada periode sama 2025, masih bercokol di posisi 212.574 rumah subsidi dengan nilai KPR FLPP sebesar Rp26,38 triliun.

Melemahnya realisasi KPR FLPP sepanjang Januari-Oktober 2026 tak bisa dilepaskan dengan turunnya penyerapan para asosiasi developer terbesar di segmen rumah subsidi.

Kategori :