BACA JUGA:Market Share Rumah Subsidi REI dan Apersi Turun
Sebaliknya, per akhir September 2026 turun menjadi sekitar Rp5,95 triliun, sedangkan dari sisi unit sebesar 47,557 rumah subsidi.
Sementara itu, secara nasional realisasi penyaluran KPR FLPP sepanjang Januari-September 2026 turun sekitar 12,43 persen bila disandingkan dengan periode sama 2025.
Mengutip data BP Tapera, per akhir September 2026, realisasi KPR FLPP sebanyak 165.008 unit senilai Rp20,55 triliun.
BACA JUGA:Jakarta Menuju “City of Home”, REI Dorong Kolaborasi Pengembang dan Pemerintah
Sebaliknya, per akhir September 2025 masih berada di posisi 188.434 rumah subsidi dengan nilai KPR FLPP sebesar Rp23,83 triliun.
Tahun 2026, pemerintah menargetkan penyaluran KPR FLPP sebanyak 350 ribu rumah subsidi.
(*)