Pangsa Pasar KPR FLPP BTN Stabil, Kuasai 70,42 Persen

Sabtu 05-09-2026,12:00 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Jakarta, landbank.co.id- Pangsa pasar (market share) realisasi penyaluran kredit pemilikan rumah berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) relatif stabil sepanjang Januari-Agustus 2026 disandingkan dengan periode sama 2025.

Mengutip data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), sepanjang delapan bulan 2026, pangsa pasar realisasi KPR FLPP BTN sebesar 70,42 persen.

Pangsa pasar itu merujuk pada unit yang diguyur subsidi FLPP, yaitu sebanyak 98.553 rumah subsidi yang tersebar di 357 kabupaten dan kota di Indonesia.

BACA JUGA:Daftar Lengkap Direksi Baru BTN

Nilai KPR FLPP untuk 98.553 unit itu setara dengan sekitar Rp12,24 triliun. Dari sisi nilai, pangsa pasar BTN menyentuh 70,31 persen.

Pada rentang Januari-Agustus 2025, pangsa pasar FLPP BTN dari sisi unit dan nilai masing-masing 70,37 persen dan 70,15 persen.

Penguasaan pangsa pasar BTN tersebut sudah termasuk realisasi penyaluran KPR FLPP anak usahanya, PT Bank Syariah Nasional (BSN).

Sepanjang Januari-Agustus 2026, realisasi penyaluran KPR FLPP tercatat sebanyak 139.945 unit setara dengan sekitar Rp17,41 triliun.

BACA JUGA:Tak Sekadar Kunci, BTN Serahkan 30 Rumah dan SHM untuk Para Pahlawan

Angka itu bila disandingkan dengan realisasi penyaluran pada periode sama 2025 turun sekitar 15 persen dari sisi unit dan melemah sekitar 15 persen dari sisi nilai.

Realisasi KPR FLPP Januari-Agustus 2026 melibatkan 37 bank, mulai dari bank swasta, bank pembangunan daerah (BPD) hingga bank milik negara.

Penyaluran subsidi bagi MBR itu melibatkan 12.841 pengembang properti yang membangun 10.546 perumahan di 388 kabupaten dan kota dari 35 provinsi Indonesia.

 

Kualitas Rumah

Sementara itu, kualitas rumah yang mendapat kucuran subsidi harus menjadi perhatian seluruh para pemangku kepentingan, terutama dari kalangan pengembang perumahan.

Kategori :