Begini Dividen DMAS Lima Tahun Terakhir

Selasa 16-06-2026,14:43 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Mengutip data Perseroan, dalam periode tiga bulan pertama 2026, DMAS mengantongi prapenjualan Rp561,43 miliar.

Baca juga: Lewat Kota Deltamas, Puradelta Lestari Bidik Prapenjualan Rp2 Triliun

Sebaliknya, sepanjang Januari-Maret 2025, nilai prapenjualan DMAS masih bertengger di angka Rp466 miliar.

Emiten yang melantai di BEI sejak tahun 2015 ini mengaku bahwa raihan prapenjualan kuartal pertama 2026 setara dengan sekitar 27 pesen dari target tahun 2026 yang sebesar Rp2,08 triliun.

“Penjualan lahan industri masih menjadi tulang punggung atas pencapaian prapenjualan di awal tahun 2026 ini,” jelas Tondy Suwanto, direktur dan sekretaris perusahaan PT Puradelta Lestari Tbk, beberapa waktu lalu.

Selain penjualan pada sektor industri, prapenjualan tahun 2026 pemilik proyek Kota Deltamas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat ini didukung pula oleh penjualan sektor hunian yaitu berupa rumah tapak.

Baca juga: Tradisi Prapenjualan Puradelta Lestari

Seiring dengan terus berkembangnya teknologi informasi, serta booming pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang masih berlangsung, maka semakin banyak permintaan akan lahan industri di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas yang berasal dari industri pusat data (data center).

“Dari sekitar 75 hektare permintaan lahan industri awal tahun 2026 ini, lebih separuhnya berasal dari sektor data center,” ujar Tondy Suwanto.

DMAS yang memiliki pengembangan area komersial seluas 358 hetare tersebut menargetkan prapenjualan sebesar Rp2,08 triliun pada 2026.

“Target prapenjualan Rp2,08 triliun untuk tahun 2026 merupakan cerminan optimisme seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Tondy, beberapa waktu lalu.

Dia mengaku target itu ditopang oleh permintaan lahan industri yang pada awal 2026 terlihat masih cukup tinggi.

Baca juga: DMAS Pecahkan Rekor Dividen Empat Tahun Terakhir

Target prapenjualan DMAS tahun 2026 lebih besar sekitar 15 persen bila dibandingkan dengan target setahun sebelumnya yang senilai Rp1,81 triliun.

Pada 2025, DMAS mengantongi prapenjualan sebesar Rp1,6 triliun atau sekitar 88 persen dari target marketing sales tahun itu.

 

Tags :
Kategori :

Terkait