“Hak Bertempat Tinggal”

Sabtu 06-06-2026,15:44 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi

Di suatu komunitas alumni.

Baca juga: Pentingnya Mitigasi Risiko KPR

Karena itu bagi Heidegger, tempat bukan sekadar koordinat geografis.

Tempat adalah kondisi ontologis keberadaan manusia.

Mungkin karena itulah konstitusi tidak menggunakan kata “memiliki rumah”.

Karena seseorang bisa memiliki rumah tetapi tidak bertempat tinggal.

Contohnya.

Seorang spekulan properti dapat memiliki seratus rumah. Tetapi tidak sedang bertempat tinggal di seratus rumah itu.

Sebaliknya seorang penyewa rumah kontrakan mungkin tidak memiliki apa-apa.

Namun dia sungguh-sungguh bertempat tinggal.

 

Ia yang hidup.

Ia yang tumbuh.

Ia yang mencintai.

Ia yang membesarkan anak-anaknya.

Ia yang mengalami dunia.

Tags :
Kategori :

Terkait