Gapuraprima Mau Bagi Dividen Tunai, Ini Jadwalnya

Senin 07-07-2025,14:32 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Usaia pandemi berlalu pada 2022, perlahan laba bersih GPRA kembali bangkit. Bahkan, sudah terasa sejak tahun 2021.

Laba bersih GPRA terus bertumbuh dari tahun ke tahun dalam rentang 2020-2024 hinggap puncaknya pada tahun lalu.

Pada 2024, laba bersih GPRA mencetak rekor baru dengan torehan Rp124,10 miliar. Melejit sekitar 39 persen dibandingkan tahun 2023 yang masih di level Rp89,34 miliar.

Tentu, bila dibandingkan dengan laba bersih saat terjadi pandemi, torehan tahun 2024 sudah jauh lebih tinggi, yakni Rp29,78 miliar dibandingkan dengan Rp124,10 miliar.

 

Capex 2025

Di sisi lain, Perdana Gapuraprima menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp400 miliar untuk tahun 2025.

Baca juga: Ini yang Bikin GPRA Pecahkan Rekor Laba Bersih

Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan lahan serta proyek-proyek properti baru, termasuk perumahan dan apartemen milik Perseroan.

“Kita anggarkan Rp200 miliar untuk capex 2025 dan ditambah untuk pengembangan lahan kita lebih kurang Rp200 miliar juga,” ujar Direktur Utama Perdana Gapuraprima, Arvin Fibrianto Iskandar, kepada Landbank.co.id, Senin, 30 Juni 2025.

Secara total, emtien berkode saham GPRA ini akan mengalokasikan Rp400 miliar untuk ekspansi dan pengembangan usaha di tahun depan.

Sebagian besar dana ini akan difokuskan pada pengembangan cadangan lahan (landbank)serta pembangunan proyek perumahan dan apartemen baru.

“Jadi untuk 2025 ini Gapuraprima menyediakan capex sebesar Rp400 miliar yang dianggarkan dan juga untuk pengembangan lahan,” lanjut Arvin.

Per akhir Maret 2025, pemegang saham Perdana Gapuraprima terdiri atas PT Abadimukti Gunalestari sebesar 74,69 persen dan masyarakat 25,31 persen.

Baca juga: GPRA Ukir Rekor Baru, Kantongi Rp517,06 Miliar

 

Tags :
Kategori :

Terkait