Porsi Pembelian Rumah Secara Tunai Membesar

Minggu 11-05-2025,11:25 WIB
Reporter : Edo Rusyanto
Editor : Edo Rusyanto

Jakarta, landbank.co.id– Porsi pembelian rumah secara tunai, termasuk tunai bertahap kian membesar pada kuartal pertama 2025 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Hasil Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia (SHPR BI) triwulan I/2025 memerlihatkan, porsi pembelian secara tunai mencapai sebesar 9,79 persen.

Angka itu membesar bila disandingkan dengan pembelian secara tunai triwulan IV/2024 yang sebesar 8,72 persen.

Hal serupa terjadi dalam skema pembelian tunai bertahap. Pada tiga bulan pertama 2025 angkanya menyentuh 18,53 persen, sedangkan pada kuartal IV/2024 masih bertengger di angka 18,74 persen.

Mengutip SHPR BI triwulan I/2025, kondisi sebaliknya terjadi dalam pemakaian skema kredit pemilikan rumah (KPR).

Sekalipun angkanya masih dominan, pemanfaatan skema KPR sejatinya menurun, yakni menjadi 70,68 persen per akhir Maret 2025.

Baca juga: Penjualan Residensial, Bahan Bangunan Penghambat Dominan

Pada triwulan sebelumnya tahun 2024, porsi pemanfaatan skema KPR masih di level 72,54 persen.

“Dari sisi konsumen, sebagian besar pembelian rumah di pasar primer dilakukan melalui skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 70,68% dari total pembiayaan,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso dilansir laman Bank Indonesia dikutip Minggu, 11 Mei 2025.

 

Lima Tahun Terakhir

Pembelian rumah primer secara tunai pada kuartal pertama 2025 yang sebesar 9,79 persen merupakan angka tertinggi dalam rentang lima tahun terakhir, yakni 2021-2025.

Tren pembelian secara terus meningkat dalam rentang waktu itu. Pada kuartal pertama 2021, porsinya baru sekitar 8,07 persen.

Baca juga: Pembelian Rumah Secara Tunai Menanjak

Lalu, naik menjadi 8,67 persen pada kuartal pertama 2022.

Tags :
Kategori :

Terkait