Adi mengatakan, ajang seperti ini tidak hanya menjadi pemacu semangat berkompetisi secara sehat, tetapi juga elevasi standar industri properti nasional di mata dunia. Pencapaian ini sekaligus menegaskan konsistensi kualitas AMAN.
Pada 2024, dalam ajang yang sama, AMAN juga menyabet Silver Award kategori Industri.
Hal ini menunjukkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mengembangkan kawasan industri yang unggul, serta posisinya yang semakin kokoh sebagai pemain utama dalam pengembangan properti industri yang kompetitif dan bereputasi global.
Mengutip laman AMAN, pengembang yang didirikan pada 1996 itu melakoni bisnis kawasan industri dan pergudangan sejak 2006 lewat SAFE’n’LOCK Eco Industrial Park Sidoarjo.
Pada 2009, SAFE’n’LOCK menyambut pembangunan pabrik besar pertamanya yang mencakup luas lebih dari 25.000 meter persegi (m2).
Kini, SAFE’n’LOCK telah memiliki lebih dari 450 gedung sewa dengan luas mulai dari 360 m2 hingga 50.000 m2, baik dari investor lokal maupun internasional.
Baca juga: Daftar Lengkap Pemenang Anugerah FIABCI REI 2024
Selain kawasan industri dan pergudangan, AMAN juga punya sayap bisnis hotel lewat anak usaha, PT Makmur Berkah Hotel (MBH) yang baru saja membuka Hotel Four Points By Sheraton, Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat, pada November 2025.
Selain melalui MBH, AMAN juga sudah lebih dulu merangsek bisnis hotel melalui anak usaha lainnya, yaitu PT Makmur Berkah Amanda Hotel (MBAH).
Hotel yang dimiliki dan dikelola oleh PT Makmur Berkah Amanda Hotel adalah Hotel Element by Westin Bali di Ubud, Bali.
Sementara itu, Federation Internationale des Administrateurs de Biens Conseils et Immobiliers (FIABCI) merupakan organisasi real estat terbesar di dunia yang setiap tahunnya memberikan apresiasi terhadap karya-karya properti terbaik berdasarkan kriteria internasional yang ketat.
Baca juga: Delegasi Tiongkok Kunjungi KEK Industri Halal Sidoarjo
Persatuan Pengusaha Real Estat Indonesia (REI) merupakan asosiasi pengembang properti tertua ddi Indonesia yang didirikan di Jakarta, pada 11 Februari 1972.
(*)





