Pada 2025, salah satu sumber pendapatan yang menonjol dari jasa hospitality dan prasarana adalah dari sewa dan fasilitasnya, yaitu senilai Rp273,88 miliar.
Sementara itu, jumlah aset ASRI tercatat sebesar Rp23,16 triliun pada akhir 2025, sedangkan pada periode yang sama 2024 senilai Rp22,02 triliun.
Di sisi liabilitas, pemilik proyek Suvarna Sutera Township ini mengoleksi sebesar Rp11,50 triliun pada akhir 2025, sedangkan tahun 2024 sekitar Rp10,68 triliun.
Baca juga: Penjualan Apartemen Alam Sutera Realty Berkibar
Ekuitas ASRI per akhir Desember 2025 sebesar Rp11,65 triliun, sedangkan setahun sebelumnya senilai Rp11,34 triliun.
Per akhir Desember 2025, para pemegang saham ASRI terdiri atas PT Tangerang Fajar Industrial Estate sebesar 25,72 persen, PT Manunggal Prime Development 23,39 persen, dan PT Argo Manunggal Land Development 0,66 persen.
Selain itu, PT Maybank Sekuritas Indonesia 6,29 persen, Joseph Sanusi Tjong 0,01, dan masyarakat 43,93 persen.
Baca juga: Rumah dan Ruko Masih Jadi Andalan Alam Sutera Realty
(*)





