Jakarta, landbank.co.id – Harga emas global (XAUUSD) masih bertahan di zona aman pada perdagangan Rabu (27/8/2025) di tengah memanasnya hubungan politik antara Gedung Putih dan Federal Reserve (The Fed).
Saat berita ini ditulis, harga emas tercatat $3.390 per troy ounce, naik tipis 0,10 persen dari sehari sebelumnya.
Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, mengatakan tren emas masih mengarah ke bullish.
“Selama tekanan beli kuat, emas berpeluang menuju $3.407. Namun jika melemah, support terdekat ada di $3.376,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diteria landbank.co.id Kamis, 29 Agustus 2025.
Ia menyampaikan, jika level $3.400 berhasil ditembus, emas berpeluang melanjutkan kenaikan ke kisaran $3.452, puncak pertengahan Juni 2025.
Selain teknikal, Analis Dupoin Future Indonesia juga mengungkapkan, isu politik ikut menekan pasar.
Presiden The Fed New York, John Williams, menyebut peluang penurunan suku bunga tetap ada, namun keputusan akan diambil berdasarkan data ekonomi terkini.
Pasar kini menantikan rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 16–17 September. Sebelum itu, data ketenagakerjaan, inflasi (IHK dan PCE), hingga Produk Domestik Bruto (PDB) AS akan menjadi sorotan.
Menurut Prime Market Terminal, peluang The Fed memangkas suku bunga September mencapai 90%. Sementara analis JP Morgan menilai pelemahan dolar bisa menopang harga emas dalam jangka menengah.
(*)