Wajah Bisnis Kost di Tengah Ramadan

Pasar hunian sewa, termasuk bisnis kost atau co-living di Indonesia memiliki wajah tersendiri ketika memasuki ramadan/foto: cove

Secara keseluruhan, pemesanan kamar harian turun hingga 14 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dengan penurunan terdalam terjadi di kota Bandung (37 persen). Temuan ini menunjukkan bahwa selain menghindari komitmen finansial yang besar, masyarakat juga turut memangkas bujet kebutuhan gaya hidup seperti liburan selama bulan Ramadan.

“Tren penurunan transaksi selama ramadan menjadi pengingat bagi para pemilik kost maupun akomodasi untuk mempersiapkan pengelolaan bisnis yang baik sejak awal tahun. Alih-alih merespons dengan diskon agresif demi meningkatkan keterisian kamar, pelaku usaha perlu memastikan fondasi okupansi dan arus kas yang sehat dari sebelum periode Ramadan,” tutur Dian.

Bacaan Lainnya

 

 Jeda Pengeluaran

Pada ramadan 2025, Cove mencatat angka tingkat check-out pada tier properti Cove Basics mencapai 19 persen, lebih tinggi dari rata-rata check-out secara keseluruhan yang berada pada angka 16 persen dalam tiga bulan sebelumnya.

Baca juga: Cove Beberkan Strategi Rajin Ekspansi

Cove Basics merupakan tier properti dengan rata-rata sewa bulanan sebesar Rp2 juta rupiah, paling rendah dari dua tier lainnya, yaitu Cove Classics dan Cove Luxe.

Tier ini umumnya dipilih oleh mahasiswa atau pekerja muda, yang cenderung lebih sensitif terhadap harga sewa hunian.

Pada periode mudik, sejumlah penghuni Cove memanfaatkan momentum tersebut untuk menghentikan sewa secara sementara guna menghindari pembayaran saat unit tidak ditempati.

Dalam sejumlah kasus, penghuni bahkan kembali memesan unit yang sebelumnya mereka tempati setelah lebaran.

Fenomena tersebut menggarisbawahi bahwa hal ini bukan merupakan pergeseran preferensi hunian secara jangka panjang, melainkan pengelolaan arus kas jangka pendek, terutama pada segmen yang lebih sensitif terhadap harga.

Baca juga: Permintaan Hunian Kos Berfasilitas Lengkap Meningkat

Sementara itu, salah satu perilaku yang cukup menarik selama ramadan adalah meski transaksi penyewaan kamar menurun, aktivitas pencarian hunian dari calon penghuni tetap relatif tinggi.

Cove menemukan bahwa jumlah traffic selama ramadan tahun lalu tidak menurun secara berarti, namun tingkat konversinya lebih rendah dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Mereka cenderung menghubungi hanya untuk mencari informasi terkait unit yang mereka gemari tanpa melakukan pemesanan, atau mencari kamar untuk pemesanan setelah tanggal lebaran.

Baca juga: Pascaakuisisi, Pendapatan Sewa Cove Bisa Tembus Rp825 Miliar

(*)

Pos terkait