Transformasi Digital Maritim, PELNI Gandeng BuanterOne Terapkan Satelit LEO

Sistem Komunikasi Kapal berbasis satelit LEO BuanterOne untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan konektivitas armada nasional PELNI./Foto: dok. PT PELNI.

Layanan tersebut mencakup internet satelit LEO berkecepatan tinggi, sistem pemantauan kapal berbasis Vessel Monitoring System (VMS) dan Automatic Identification System (AIS) untuk memastikan akurasi posisi dan keselamatan navigasi, hingga pemantauan on-time performance secara real-time guna menjaga ketepatan jadwal pelayaran.

Bacaan Lainnya

Selain itu, sistem ini juga dilengkapi layanan komunikasi suara melalui SatPhone dan VoIP, infrastruktur Wi-Fi kapal, serta out-of-band management yang memungkinkan pengelolaan dan pemeliharaan perangkat dilakukan dari jarak jauh.

“Melalui konvergensi teknologi satelit LEO dengan sistem monitoring seperti AIS dan VMS, manajemen PELNI dapat memiliki visibilitas penuh terhadap armada setiap saat. Kami membawa teknologi masa depan ke kapal hari ini untuk mendukung operasional yang lebih aman, efisien, dan terukur,” kata Budi.

Implementasi SisKomKap berbasis satelit LEO ini diharapkan mampu mengoptimalkan proses bisnis PELNI dengan menghubungkan kantor pusat dan armada secara real-time. Di tengah meningkatnya mobilitas penumpang dan distribusi logistik nasional pada 2026, sistem komunikasi yang andal menjadi prasyarat utama bagi PELNI dalam menjawab tantangan industri maritim 4.0, sekaligus memperkuat peran strategisnya sebagai BUMN pelayaran nasional.

(*)

Pos terkait