Jakarta, landbank.co.id– The Ascott Limited (Ascott), unit bisnis penginapan milik Capitaland Investment (CLI) terus melebarkan sayap pada 2025.
Tahun lalu, selain merangsek sejumlah kota di berbagai belahan dunia, The Ascott Limited juga menambah jejaringnya di Jakarta, Indonesia.
Pada 2025, The Ascott Limited menandatangani kontrak penjualan 19.000 unit di 102 properti, menandai pertumbuhan 27 persen dari tahun ke tahun dalam penandatanganan kontrak baru.
“Tahun 2025 menandai tonggak penting bagi Ascott karena kami mempercepat penandatanganan kontrak yang efisien dan memperkuat visibilitas pendapatan,” ujar Kevin Goh, chief executive officer (CEO) Ascott, dikutip Rabu 11 Februari 2026.
Dia menambahkan, dengan penandatanganan kontrak baru pada 2025, saat ini, pihaknya sekarang memiliki pendapatan yang cukup untuk melampaui target biaya S$500 juta seiring proyek-proyek yang sedang berjalan mulai beroperasi.
Baca juga: Paradise Indonesia Merangsek Bisnis Serviced Apartment
“Model flex-hybrid dan strategi merek multi-tipologi memungkinkan kami untuk mengoptimalkan kinerja bagi pemilik properti di berbagai siklus pasar, sementara investasi yang disiplin dalam loyalitas, teknologi, dan pengembangan bisnis memposisikan kami untuk menangkap pertumbuhan di segmen dengan biaya lebih tinggi termasuk resor, hunian bermerek, MICE (pertemuan, insentif, konvensi, pameran) dan kesehatan,” kata dia.
Sementara itu, Serena Lim, chief growth officer Ascott, mengatakan, seiring perjalanan berkembang menjadi gaya hidup, konsumen mencari fleksibilitas dan pilihan yang lebih besar dalam cara mereka hidup, bekerja, dan menjelajah.
“Dipandu oleh wawasan dari pemilik dan tamu kami, kami telah mengejar strategi pertumbuhan yang disengaja yang berlandaskan pada model flex-hybrid kami dan serangkaian penawaran hunian fleksibel yang berbeda,” ujar dia.
Menurut Serena Lim, pihaknya gembira dengan pertumbuhan yang kuat pada 2025, yang didorong oleh komitmen pemilik yang kuat seperti yang tercermin dalam kesepakatan portofolio di berbagai merek.
Baca juga: Okupansi Perkantoran di CBD Jakarta 75 Persen
“Sekitar 30 persen dari penandatanganan baru berasal dari mitra yang sudah ada yang berekspansi bersama kami, yang menggarisbawahi kepercayaan pada platform Ascott dan kemampuan kami untuk memenuhi beragam kebutuhan wisatawan dan penduduk di seluruh dunia,” tambah dia.
Ekspansi Kota Strategis
Pada 2025, Ascott memasuki lebih dari 10 kota baru di Asia Pasifik dan Eropa, termasuk properti pertama yang terkenal di Wellington dan Taipei, destinasi resor seperti Phuket, Phu Quoc, dan Langkawi, serta kota-kota Tier-2 yang sedang berkembang seperti Lucknow dan Thanjavur di India.





