Teka-Teki Penjualan Rumah 2026 Dijawab Konsultan Properti Ini

Sejumlah faktor dinilai bisa menjadi faktor pendorong potensial dalam meningkatkan pasar perumahan sekaligus mendongkrak penjualan rumah/foto: landbank.co.id

“Momen peningkatan ini juga sejalan dengan perkiraan mulai bergeraknya ekonomi masyarakat sebagai dampak paket stimulus fiskal dan moneter yang diluncurkan pemerintah,” ujar IPW dalam risetnya.

Program Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100 persen, kredit pembiayaan perumahan (KPP Perumahan), dan program Tiga Juta Rumah dinilai bisa menjadi faktor pendorong yang berpotensi meningkatkan pasar perumahan ke depan.

Bacaan Lainnya

Namun, riset IPW membeberkan, dari aspek eksternal, kondisi ketegangan geopolik dan krisis global masih menjadi mengancam kestabilan eskalasi peningkatan perekonomian nasional.

Di sisi lain, para pengembang properti dinilai mulai lebih adaptif mengembangkan pasar segmen menengah di tengah kondisi mismatch di segmen harga menengah sehingga pergerakan pasar bisa lebih optimal.

“Persaingan tidak terhindarkan antara pengembang kelas menengah dan kelas atas yang bermain di segmen yang sama,” urai IPW dalam risetnya.

Baca juga: Penjualan Rumah di Jabodebek-Banten Sentuh Rp4,11 Triliun

Sementara itu, terpisah, di tengah geliat perekonomian nasional, tahun 2026 dinilai sebagai awal kebangkitan industri properti di Indonesia, setelah sempat melemah beberapa tahun belakangan ini.

“Melihat sejumlah faktor-faktor yang ada, tahun ini dapat menjadi awal kebangkitan industri properti Indonesia,” papar Anggota Satgas Perumahan Panangian Simanungkalit di Jakarta, baru-baru ini.

Dia menilai, proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV/2025 menjadi sinyal kebangkitan industri properti.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2026 sebesar 5,45 persen, lebih besar dibandingkan kuartal pertama yang 4,87 persen akan memengaruhi pemulihan sektor properti,” ujar dia.

Bagi Panangian, awal kebangkitan sektor properti kian bergulir seiring pertumbuhan ekonomi yang menguat. Tahun 2026, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4 persen.

Baca juga: Highland Park Serang Incar Kalangan Menengah

“Setiap satu persen pertumbuhan ekonomi, sama dengan berkisar 1,5 persen hingga 1,7 persen pertumbuhan properti,” kata Panangian.

 

(*)

Pos terkait