Tak Hanya Beli Aset Properti, MPPA Juga Berencana Borong Tanah

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) berencana membeli aset properti sekaligus memborong sejumlah tanah guna meningkatkan kinerja/foto: capture mppa

Jakarta, landbank.co.id– PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) berencana membeli aset properti sekaligus memborong sejumlah tanah guna meningkatkan kinerja.

Mengutip keterbukaan PT Matahari Putra Prima Tbk, emiten berkode saham MPPA itu mengaku bahwa dana pembelian aset properti itu bersumber dari Penambahan Modal Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu VIII (PMHMETD VIII) alias rights issue.

Bacaan Lainnya

Aksi korporasi  itu akan dimintai persetujuan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Matahari Putra Prima Tbk dalam waktu dekat ini.

“Rapat umum pemegang saham luar biasa Perseroan sehubungan dengan rencana PMHMETD VIII akan diselenggarakan Senin 30 Maret 2026,” dilansir keterbukaan informasi MPPA, 19 Februari 2026.

Dalam PMHMETD VIII pemilik dan pengelola jaringan ritel Hypermart ini akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 24 miliar saham baru Perseroan dengan nilai nominal Rp50 per saham.

Baca juga: Matahari Gandeng Pluxee Indonesia

Saham Baru tersebut akan diterbitkan dari portepel Perseroan dan akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk Peraturan BEI No. IA Tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat, Lampiran Surat Keputusan Direksi PT BEI No. Kep-00101/BEI/12-2021 tanggal 21 Desember 2021.

Saham Baru akan memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham Perseroan lainnya.

Dalam hal terdapat sisa Saham Baru yang tidak diambil bagian oleh pemegang saham lain akan dialokasikan terlebih dahulu kepada pemegang saham yang melakukan pemesanan saham tambahan.

Pemegang saham utama MPPA, yakni PT Multipolar Tbk (MLPL) akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD VIII.

Dalam hal setelah alokasi pemesanan saham tambahan masih terdapat sisa saham, maka MLPL akan bertindak sebagai Pembeli Siaga untuk mengambil bagian atas sebagian sisa saham yang tidak diambil bagian oleh pemegang HMETD secara tunai yang nilainya setara dengan sebanyak-banyaknya 7.566.400.000 saham.

Baca juga: Peritel Ini Lakukan Rebranding Agar Terus Relevan

“Jumlah saham yang diterbitkan akan disesuaikan dengan keperluan dana Perseroan dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan POJK HMETD,” dikutip dari keterbukaan informasi MPPA.

Perseroan memerkirakan bahwa rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD akan memberikan pengaruh positif terhadap kondisi keuangan konsolidasi Perseroan.

Tujuan dari rencana PMHMETD VIII oleh Perseroan adalah pengembangan bisnis untuk mendukung pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, dan prospek usaha Perseroan ke depannya, yang dapat memberikan manfaat dan nilai tambah bagi Perseroan, pemegang saham, dan pemangku kepentingan.

Pos terkait