Suryamas Dutamakmur Koleksi Penjualan Rumah Rp260,40 Miliar

PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) mengoleksi penjualan tanah, rumah tinggal, dan rumah toko (ruko) senilai Rp260,41 miliar pada 2025/foto: sml

Secara keseluruhan, pendapatan SMDM pada 2025 merosot sekitar 44 persen bila dibandingkan dengan setahun sebelumnya, yakni dari Rp694,04 miliar menjadi Rp386,08 miliar.

“Penurunan pendapatan sebesar 44 persen disebabkan karena penurunan daya beli konsumen akibat ekonomi yang menurun,” jelas manajemen SMDM dalam materi paparan publik, dikutip Minggu 8 Maret 2026.

Bacaan Lainnya

Penurunan pendapatan berimbas kepada raihan laba bersih (net income) SMDM. Per akhir Desember 2024, laba bersih SMDM sebesar Rp123,78 miliar, sedangkan tahun 2025 turun ke level Rp22,11 miliar.

Net income menurun sebesar 84 persen seiring dengan penurunan pendapatan,” kata manajemen SMDM.

Baca juga: Mengintip Strategi Suryamas Dutamakmur, Ada Rancamaya 2

Per akhir Desember 2025, jumlah aset SMDM tercatat meningkat bila disandingkan dengan periode sama setahun sebelumnya, yakni dari Rp3,46 triliun menjadi Rp3,53 triliun.

Peningkatan juga terlihat di lini liabilitas. Bila akhir 2024 sekitar Rp251,62 miliar, pada periode sama 2025 naik menjadi sebesar Rp269,51 miliar.

Di sisi ekuitas, naik tipis menjadi Rp3,26 triliun pada 2025 dibandingkan setahun sebelumnya yang senilai Rp3,21 triliun.

 

Strategi 2026

Memasuki tahun 2026, manajemen SMDM mengusung strategi dan program pemasaran yang mencakup menggulirkan produk properti yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen saat ini (first home), khususnya kaum milenial, misalkan ukuran tanah dan bangunan yang lebih kompetitif.

Baca juga: Bisnis Hotel Suryamas Dutamakmur Bertumbuh

Lalu, menjaga keseimbangan antara pengembangan perumahan dan lingkungan hijau di kawasan.

“Mengembangkan fasilitas komersial untuk meningkatkan daya tarik kawasan yang dikembangkan,” jelas manajemen SMDM.

Jurus lainnya adalah dengan meningkatkan jaringan dan aktivitas agen pemasaran.

Kemudian, meningkatkan upaya digital marketing termasuk e-catalogue Sinar Mas Land.

Baca juga: SMDM Bukukan Pendapatan Rp200,35 Miliar

“Selain itu, meningkatkan kerja sama dengan bank-bank untuk menyediakan fasilitas kredit bagi para konsumen,” jelas manajemen SMDM.

Pemegang saham SMDM pada akhir 2025 terdiri atas PT Bumi Serpong Damai Tbk sebanyak 99,00 persen dan masyarakat 1,00 persen.

 

(*)

Pos terkait