Jakarta, landbank.co.id– PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) mengoleksi penjualan tanah, rumah tinggal, dan rumah toko (ruko) senilai Rp260,41 miliar pada 2025.
Segmen tanah, rumah tinggal, dan ruko menyumbang sekitar 67 persen terhadap total pendapatan PT Suryamas Dutamakmur Tbk.
Mengutip laporan keuangan PT Suryamas Dutamakmur Tbk, emiten berkode saham SMDM itu harus puas membukukan penurunan penjualan tanah, rumah tinggal, dan ruko sekitar 53 persen.
Maklum, pada 2024, penjualan tanah, rumah tinggal, dan ruko SMDM masih bertengger di angka Rp556,45 miliar.
Baca juga: Sinar Mas Land Hadirkan Klaster Premium Burgundy di Rancamaya
Kala itu, segmen usaha tersebut menyumbang sekitar 80 persen terhadap total pendapatan anak usaha PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) ini.
Produk rumah milik kelompok usaha Sinar Mas Land ini tersebar di sejumlah proyek, yakni di Kota Bogor, Jawa Barat mencakup proyek Royal Tajur dan Rancamaya.
Selain itu, Perusahaan yang didirikan pada 1989 ini juga punya proyek Harvest City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Khusus proyek perumahan, memasuki 2026, SMDM menyiapkan sejumlah strategi, antara lain meluncurkan cluster baru Burgundy di Rancamaya dan melanjutkan pemasaran cluster Ridge Crystal di Harvest City.
Pada 2025, selain tanah, rumah tinggal, dan ruko, SMDM memiliki beberapa sumber pendapatan lainnya antara lain dari bisnis hotel sebesar Rp52,26 miliar dan pendapatan lain-lain senilai Rp66,64 miliar.
Baca juga: Bumi Serpong Damai Menjadi Pemilik Baru Suryamas Dutamakmur
“Pendapatan lain-lain terutama merupakan pendapatan dari jasa pelayanan dan utilitas,” dilansir laporan keuangan SMDM tahun 2025.

![azko Foto 1 [Ka - Ki] - Helen Widjaja, Teresa Wibowo, Sabai Dieter dan Ringgo Agus Rahman azko](https://landbank.co.id/wp-content/uploads/2026/03/azko-Foto-1-Ka-Ki-Helen-Widjaja-Teresa-Wibowo-Sabai-Dieter-dan-Ringgo-Agus-Rahman-azko-200x112.jpg)



