Artinya, laba bersih Summarecon Agung pada 2025 turun sekitar 44 persen bila dibandingkan dengan periode sama 2024.
Summarecon Agung mengoleksi aset Rp38,34 triliun per akhir Desember 2025 alias meningkat bila disandingkan dengan periode sama 2024 yang masih di angka Rp33,53 triliun.
Peningkatan juga terlihat di lini liabilitas. Bila pada akhir 2024 liabilitas SMRA senilai Rp19,70 triliun, pada akhir 2025 naik ke posisi Rp22,34 triliun.
Baca juga: Penjualan Rumah Summarecon Melambung Nyaris 100 Persen
Begitu juga dengan ekuitas, SMRA mencatat peningkatan. Per akhir Desember 2025, ekuitas SMRA di level Rp16,00 triliun, sebaliknya pada akhir 2024 masih di arera Rp13,83 triliun.
Pemegang saham SMRA per akhir 2025 terdiri atas PT Semarop Agung 35,71 persen, Liliawati Rahardjo (Komisaris SMR) 5,65 persen, Harto Djojo Nagaria (Komisaris SMRA) 0,13 persen, dan masyarakat 58,51 persen.
Baca juga: Soultan Island Dorong Daya Tarik Properti Premium Summarecon Bekasi
(*)





