Jakarta, landbank.co.id– PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membungkus pendapatan penjualan rumah sebesar Rp3,95 triliun pada 2025.
Pengembangan proyek rumah tersebar di sembilan kota mandiri yang digulirkan oleh PT Summarecon Agung Tbk antara lain di Bekasi, Tangerang, dan Bogor.
Penjualan rumah merupakan otot PT Summarecon Agung Tbk sepanjang tahun lalu, yakni menyentuh sekitar 45 persen dari total pendapatan yang tercatat sekitar Rp8,77 triliun.
Pada 2025, mengutip laporan keuangan Perseroan, emiten berkode saham SMRA ini membukukan penurunan penjualan rumah, maklum setahun sebelumnya masih mengoleksi pendapatan penjualan rumah sekitar Rp6,08 triliun.
Turunnya otot pemasukan sekitar 35 persen itu ikut memengaruhi total pendapatan SMRA pada 2025.
Secara keseluruhan, pada 2025, pendapatan SMRA tercatat turun sekitar 17 persen bila dibandingkan dengan 2024, yakni dari Rp10,62 triliun menjadi Rp8,77 triliun.
Tahun 2025, pendapatan SMRA yang juga cukup menonjol datang dari bisnis mal dan ritel, yakni sekitar Rp2,06 triliun.
Baca juga: Summarecon Mall Bekasi 2 Resmi Beroperasi, Hadirkan Konsep Ritel dan Wellness
Penurunan pendapatan turut berimbas kepada raihan laba bersih SMRA tahun lalu.
Pada akhir 2025, laba bersih SMRA terlihat sekitar Rp766,55 miliar, sedangkan pada periode sama 2024 masih di level Rp1,37 triliun.





![azko Foto 1 [Ka - Ki] - Helen Widjaja, Teresa Wibowo, Sabai Dieter dan Ringgo Agus Rahman azko](https://landbank.co.id/wp-content/uploads/2026/03/azko-Foto-1-Ka-Ki-Helen-Widjaja-Teresa-Wibowo-Sabai-Dieter-dan-Ringgo-Agus-Rahman-azko-200x112.jpg)