Sebanyak 7.312 Rumah Subsidi Membuka Tahun 2026

Sebanyak 7.312 rumah subsidi membuka penyaluran kredit pemilikan rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) tahun 2026/foto: tapera

Angka itu sempat juga menjadi target pada 2025. Tahun lalu, realisasi penyaluran KPR FLPP sebanyak 278.868 unit senilai Rp34,64 triliun.

Menurut Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, sesuai dengan Nota Keuangan tahun 2026, Pemerintah mengalokasikan pencadangan pembiayaan investasi untuk memenuhi potensi penambahan target penyaluran FLPP sampai dengan 350.000 rumah.

Bacaan Lainnya

Saat ini, DIPA telah tersedia untuk dana FLPP sebanyak 285.000 unit dengan total kebutuhan dana sebesar Rp36,6 triliun yang terdiri atas anggaran DIPA sebesar Rp25,1 triliun dan sisanya dari pengembalian pokok sebesar Rp10,2 triliun yang digulirkan kembali serta saldo awal tahun 2026 sebesar Rp4,6 triliun.

Heru Pudyo Nugroho menegaskan bahwa potensi pasar rumah subsidi pada 2026 masih sangat besar dan terbuka luas.

“BP Tapera berkomitmen memastikan penyaluran FLPP pada 2026 dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan melalui percepatan proses akad, penguatan peran perbankan, serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat,” kata dia dilansir laman BP Tapera.

Baca juga: Enam Emiten Bank Rajai Penyaluran KPR FLPP 2025

BP Tapera akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan pemerintah daerah, meningkatkan sosialisasi program FLPP, serta melakukan mitigasi risiko bersama perbankan dan pengembang guna mendukung percepatan penyaluran KPR Sejahtera FLPP pada 2026.

Untuk mencapai target penyaluran rumah subsidi tahun 2026, BP Tapera telah menyiapkan strategi percepatan bertajuk “SIP 350 Ribu”, yang mencakup Sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Inovasi kebijakan serta program pembiayaan, dan promosi serta edukasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama Perumahan Pesona Kahuripan, Angga, menilai bahwa persoalan utama supply bukan terletak pada pembangunan fisik, melainkan pada aspek perizinan.

Baca juga: Menteri PKP Dorong Target FLPP 2026 Lampaui Sasaran

Dia optimistis target penyaluran rumah subsidi tahun 2026 dapat tercapai apabila permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara komprehensif.

 

(*)

Pos terkait