Sanggraloka Ubud Bali Tingkatkan Kualitas Pengalaman Tamu

Manajemen resor Sanggraloka Ubud mengaku bahwa pada 2026, pihaknya terus meningkatkan kualitas pengalaman para tamu/foto: sanggraloka ubud

Jakarta, landbank.co.id- Manajemen resor Sanggraloka Ubud mengaku bahwa pada 2026, pihaknya terus meningkatkan kualitas pengalaman para tamu.

Menurut Komang Kariyana, general manager Sanggraloka Ubud, pihaknya melihat bahwa tamu kini datang dengan ekspektasi yang lebih dalam.

Bacaan Lainnya

“Mereka menginginkan pengalaman yang menenangkan, autentik, dan bermakna,” ujar dia dikutip Selasa 27 Januari 2026.

Tingkat hunian Sanggraloka Ubud pada akhir 2025 telah mencapai kisaran 65-70 persen pada masa soft-opening.

Hal itu dinilai mencerminkan kuatnya penerimaan pasar terhadap konsep eco-luxury wellness retreat yang mengedepankan privasi, alam, dan budaya Bali.

Baca juga: Pesta Kesenian Bali Ikut Kerek Okupansi Hotel

Komang Kariyana menegaskan, capaian akhir 2025 menjadi validasi bagi arah yang dipilih oleh pihaknya.

“Masuk 2026, kami akan memperdalam kualitas pengalaman, bukan sekadar mengejar volume,” ujar Komang Kariyana.

Selain segmen wellness, fasilitas family-friendly dan celebration-ready, mulai dari kids playground, wedding chapel, hingga ruang budaya, resor ini juga turut memperluas jangkauan segmen tanpa menghilangkan karakter Sanggraloka Ubud sebagai retret yang tenang dan privat.

Memasuki 2026, Sanggraloka Ubud memproyeksikan pertumbuhan yang terukur dengan menjaga keseimbangan antara okupansi, tarif premium, dan pengalaman bernilai tambah.

Fokus diarahkan pada penguatan wellness retreat, culinary experience, dan boutique events melalui paket terkurasi untuk mendorong diversifikasi pendapatan di luar kamar.

Baca juga: Pariwisata Bali Bangkit, Pendapatan Paradise Indonesia Melejit

Sejalan dengan strategi tersebut, Sanggraloka Ubud menyiapkan sejumlah pengembangan fasilitas dan pengalaman baru sepanjang 2026, termasuk rencana pembangunan Wellness Pavilion (yoga & breathwork), pengembangan Forest Path sebagai ruang kontemplatif di tengah alam, serta Art & Craft Studio untuk kolaborasi perajin dan seniman lokal.

Pos terkait