Menteri PKP Dorong Target FLPP 2026 Lampaui Sasaran

Menteri PKP Dorong Target FLPP 2026 Lampaui Sasaran

Jakarta, landbank.co.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan target penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2026 tercapai, bahkan melampaui sasaran yang telah ditetapkan.

Ia meminta seluruh pihak terkait untuk melakukan konsolidasi menyeluruh, bergerak cepat, serta menghadirkan berbagai terobosan agar program perumahan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Tahun depan saya harap target penyaluran FLPP harus tercapai dan, jika perlu, melampaui sasaran yang telah ditetapkan. Tidak ada alasan lagi untuk menunda. Lakukan konsolidasi, bergerak cepat, dan hadirkan lebih banyak terobosan agar program perumahan benar-benar dirasakan oleh rakyat,” ujar Maruarar dalam keterangan resminya seperti dikutip landbank.co.id dari laman pkp.go.id Rabu, 24 Desember 2025.

Menteri yang akrab disapa Ara itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja atas sinergi, komitmen, dan dedikasi dalam mendukung pembangunan perumahan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus melayani masyarakat dengan integritas dan sepenuh hati.

“Terima kasih atas sinergi dan dukungan yang telah diberikan. Mari kita layani rakyat dan negara dengan integritas, dengan sepenuh hati,” tegasnya.

Selain itu, Maruarar turut mengapresiasi Badan Pusat Statistik (BPS) atas penyediaan data berbasis fakta yang menjadi landasan penyaluran program perumahan secara adil dan tepat sasaran, khususnya untuk Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Saya juga berterima kasih kepada BPS. Dengan data sebagai dasar penyaluran BSPS yang berkeadilan. Tahun depan seluruh daerah di Indonesia akan mendapatkan kuota BSPS,” tambahnya.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa akselerasi penyaluran FLPP sepanjang 2025 tidak lepas dari dukungan dan arahan berkelanjutan Menteri PKP.

“Terima kasih Bapak Menteri Perumahan atas dukungan dan arahan yang terus mendampingi kami hingga mencapai akselerasi capaian yang luar biasa. Ini merupakan komitmen kuat pemerintah untuk mencapai target 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia,” ujar Heru.

Sejak diluncurkan pada 2010, Program FLPP terus berkembang sebagai instrumen negara dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hingga tahun 2025, program ini mencatat capaian terbesar sepanjang sejarah pelaksanaannya.

Per 22 Desember 2025, total penyaluran FLPP mencapai 270.985 unit rumah, termasuk akad massal 26.000 unit pada September dan 50.030 unit pada Desember 2025.

Target FLPP 2026 Capai 350 Ribu Unit

Untuk tahun 2026, pemerintah telah menetapkan kuota FLPP sebanyak 350.000 unit rumah subsidi. Penandatanganan perjanjian kerja sama antara BP Tapera, bank penyalur, dan asosiasi pengembang menjadi pijakan strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Langkah ini diharapkan mampu memastikan akses kepemilikan rumah yang semakin terjangkau, tepat sasaran, serta berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

(*)