Lima Pengembang Mencatat Pertumbuhan Penjualan Apartemen
Bagi Lippo Karawaci, penjualan apartemen menyumbang sekitar 28 persen terhadap total pendapatan LPKR per akhir September 2025 yang menyentuh sekitar Rp6,51 triliun.
Penjualan apartemen menjadi penyumbang kedua terbesar setelah penjualan rumah hunian dan rumah toko yang menjadi kontributor utama.
Di sisi lain, PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE), sepanjang Januari-September 2025, mengoleksi pertumbuhan penjualan apartemen sekitar 350 persen bila disandingkan dengan periode yang sama 2024.
Emiten berkode saham EMDE itu per akhir September 2025, membukukan penjualan apartemen sebesar Rp35,68 miliar, sebaliknya pada periode sama 2024 masih bertengger di posisi Rp7,81 miliar.
Saat ini, sumber penjualan apartemen EMDE berasal dari proyek Cinere Terrace Suites, Cinere Belleveu Suites, dan De Vonte.
Penjualan apartemen menjadi kontributor kedua terbesar terhadap EMDE dengan kontribusi sekitar 29 persen terhadap total pendapatan per akhir September 2025.
Baca juga: Tiga Pengembang Ini Mencatat Pertumbuhan Penjualan Apartemen
Pengembang properti lainnya yang mencatat pertumbuhan penjualan apartemen sepanjang Januari-September 2025 adalah PT Ciputra Development Tbk (CTRA).
Emiten properti berkode saham CTRA itu mencatat pertumbuhan penjualan apartemen sekitar 45 persen pada rentang sembilan bulan 2025 dibandingkan dengan periode sama 2024.
Merujuk laporan keuangan CTRA, pemilik proyek Ciputra World Jakarta itu membukukan penjualan apartemen Rp391,60 miliar per akhir September 2025.
Angka itu lebih tinggi mengingat per akhir September 2024 penjualan apartemen Ciputra Development masih bertengger di angka Rp270.03 miliar.
Sementara itu, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) juga mencatat peningkatan penjualan apartemen pada periode sembilan bulan 2025.
Emiten properti berkode saham SMRA itu membungkus penjualan apartemen Rp247,55 miliar per akhir September 2025 atau tumbuh sekitar 25 persen.
Baca juga: Penjualan Apartemen Lippo Karawaci Meninggi
Maklum, per akhir September 2024, penjualan apartemen Summarecon Agung masih berada di level Rp199,16 miliar.