Penjualan Rumah di Jabodebek-Banten Sentuh Rp4,11 Triliun
Maklum, pada kuartal kedua tahun 2024, penjualan rumah di Jabodebek-Banten masih bertengger di angka 1.964 unit.
Riset IPW membeberkan, penjualan relatif mengalami kenaikan pada April dan Mei 2025, namun mengalami penurunan pada Juni 2025.
Dar sisi nilai, penjualan rumah di Jabodebek-Banten pada kuartal kedua 2025 mengalami kenaikan sebesar 11,4 persen (qtq) setelah pada triwulan sebelumnya mengalami penurunan tajam.
Nilai penjualan rumah pada kuartal kedua 2025 tercatat senilai Rp2,16 triliun, sedangkan kuartal pertama 2025 senilai Rp1,94 triliun.
Penjualan Wilayah
Kawasan Jabodebek-Banten versi IPW mencakup Jakarta, serta tiga kota di Jawa Barat, yaitu Bogor, Depok, dan Bekasi.
Selain itu, terdapat tiga kota di Provinsi Banten, yakni Tangerang, Cilegon, dan Serang.
Baca juga: Tangerang Menyerap 50 Persen Lebih Penjualan Rumah
Pada kuartal kedua 2025, sebagian besar wilayah tersebut mengalami kenaikan penjualan unit, kecuali Jakarta yang mengalami penurunan tertinggi yakni sebesar 20,9 persen.
Lalu, diikuti oleh Serang yang turun 5,3 persen, dan Bekasi yang masih turun tipis 1,2 persen.
Sementara itu, berdasarkan nilai penjualan, penurunan 11,3 persen terjadi di Jakarta, diikuti Depok yang turun 10,6 persen, dan Bekasi yang turun tipis 1,6 persen.
“Selain menurunnya jumlah unit terjual, penurunan nilai penjualan ini memperlihatkan pergeseran segmen pasar di wilayah masing-masing,” dilansir riset IPW.
Pasar segmen harga di atas Rp2 miliar masih mencatat pertumbuhan positif, yakni 7,8 persen (qtq), meskipun mulai
memperlihatkan pertumbuhan yang lebih landai dibandingkan segmen lainnya.