Sebaliknya, pada 2024, realisasi penyaluran KPR FLPP turun menjadi 200.300 unit atau setara dengan pembiayaan senilai Rp24,57 triliun.
Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho berharap realisasi penyaluran KPR FLPP tahun 2026 semakin kinclong.
“Kami berharap pada tahun 2026 kinerja penyaluran dana FLPP akan semakin cemerlang,” ujar Heru dilansir laman BP Tapera.
Dia menjelaskan, target penyaluran dana FLPP tahun 2026 sebanyak 285 ribu rumah dengan total kebutuhan dana sebesar Rp37,1 triliun.
Baca juga: Daftar 10 Provinsi Penyalur KPR FLPP Tertinggi
Dana itu terdiri atas anggaran DIPA sebesar Rp25,1 triliun dan sisanya dari pengembalian pokok sebesar Rp10,4 triliun yang digulirkan kembali serta saldo awal tahun 2026 sebesar Rp1,6 triliun.
“Sesuai dengan Nota Keuangan tahun 2026, Pemerintah juga mengalokasikan pencadangan pembiayaan investasi untuk memenuhi potensi penambahan target penyaluran FLPP sampai dengan 350.000 unit rumah di tahun depan (2026),” ujar Heru.
(*)





