Jakarta, landbank.co.id– Realisasi penyaluran kredit pemilikan rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) tahun 2025 mencapai 278.868 unit.
Mengutip data laman Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Rabu, 31 Desember 2025, realisasi KPR FLPP itu setara dengan sekitar Rp36,64 triliun.
Dari total hunian yang mendapat kucuran KPR FLPP tahun 2025, mayoritas adalah rumah tapak, yakni 278.865 unit atau nyaris 100 persen, mengingat tipe rumah susun (rusun) hanya sebanyak tiga unit.
Data BP Tapera juga memerlihatkan bahwa KPR FLPP tahun 2025 tersebar di 401 kabupaten dan kota di 33 provinsi.
Baca juga: BP Tapera Beberkan Pemicu Lonjakan KPR FLPP
Dalam mewujudkan penyaluran KPR bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tahun 2025, BP Tapera menggandeng 40 bank dan 8.113 pengembang properti.
Rumah FLPP yang dibangun para pengembang properti anggota 22 asosiasi developer itu tersebar di 13.249 perumahan.
Sementara itu, para pekerja swasta menjadi penyerap KPR FLPP terbesar pada 2025, yakni sebanyak 205.311 unit atau setara dengan 73,62 persen.
Realisasi Terbesar
Masih mengutip data BP Tapera, realisasi penyaluran KPR FLPP tahun 2025 menjadi yang terbesar dalam rentang tahun 2022 ingga 2025.
Baca juga: Pekerja Swasta Serap 73,80 Persen Realisasi KPR FLPP 2025
Pada 2022, realisasi penyaluran sebanyak 226.000 rumah FLPP setara dengan sekitar Rp25,15 triliun. Lalu, tahun 2023, naik menjadi sebanyak 229.000 unit setara Rp26,32 triliun.





