PTPP Rampungkan Proyek UIN Malang Tahap Dua Senilai Rp674,66 Miliar, Raih Rekor MURI

Penyelesaian proyek Pembangunan UIN Malang, Jawa Timur turut ditandai dengan diraihnya Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI)/foto: muri.org

Aktivitas pembangunan dan operasional kawasan juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekosistem usaha di sekitar kampus.

 

Bacaan Lainnya

Rekor MURI

Sementara itu, penyelesaian proyek Pembangunan UIN Malang turut ditandai dengan diraihnya Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia dengan desain bangunan berlafaz “ArRahim”.

“Perolehan Rekor MURI sebagai perguruan tinggi pertama dengan desain bangunan berlafaz ‘Ar-Rahim’ menjadi simbol bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menghadirkan fungsi fisik, tetapi juga membawa makna dan nilai bagi masyarakat,” tutur Joko Raharjo.

Baca juga: PTPP Rampungkan Menara Wimaya II Senilai Rp219 Miliar

Dia menambahkan bahwa proyek ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan, serta pembangunan berkelanjutan sebagaimana tercermin dalam arah kebijakan pemerintah dan Asta Cita.

Terpisah, Rektor UIN Malang, Ilfi Nur Diana menegaskan bahwa pembangunan kampus UIN Malang tidak semata-mata menghadirkan bangunan fisik megah, melainkan juga merefleksikan nilai spiritual dan filosofi ketuhanan yang mendalam.

Pernyataan Rektor UIN Malang itu dilontarkan dalam sambutan Penganugerahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pembangunan tiga gedung kampus, Minggu 8 Februari 2026.

Rektor menjelaskan bahwa pembangunan kawasan kampus dirancang dengan simbolisme spiritual yang kuat. Gedung Ar-Rahim dibangun di atas lahan seluas 33 hektare, yang melambangkan jumlah tasbih.

Filosofi serupa juga diterapkan pada pembangunan Gedung Ar-Rahman serta kawasan Bismillah, sehingga keseluruhan kawasan pembangunan mencapai 99 hektare.

Baca juga: Proyek Gedung Setor 17,81 Persen Kontrak PTPP

“Angka 99 melambangkan Asmaul Husna. Ini bukan sekadar angka, tetapi doa dan harapan agar seluruh aktivitas akademik dan kehidupan kampus UIN Malang senantiasa berada dalam naungan nilai-nilai ketuhanan,” kata Ilfi Nur Diana dilansir laman UIN Malang.

Menurut Rektor, pembangunan fisik kampus harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter dan peradaban.

Dia menambahkan, kemajuan infrastruktur tanpa landasan nilai hanya akan menghasilkan ruang belajar yang kosong dari makna.

“UIN Malang kami arahkan tidak hanya sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan spiritualitas, etika, dan kemanusiaan,” kata Rektor.

 

(*)

Pos terkait