Presdir dan Komisaris Lippo Karawaci Mengundurkan Diri

Dua orang penting dalam manajemen PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dipastikan mengundurkan diri dari struktur emiten properti tersebut/foto: capture lpkr

Pendapatan rumah dan ruko menjadi kontributor terbesar terhadap total pendapatan LPKR per akhir September 2025, yakni sekitar 34 persen dari total Rp6,50 triliun.

Penyumbang kedua terbesar adalah dari pendapatan apartemen, yakni Rp1,80 persen atau menyumbang sekitar 28 persen terhadap total pendapatan LPKR.

Bacaan Lainnya

Pendapatan apartemen LPKR itu tercatat melonjak sekitar 950 persen bila disandingkan dengan periode sama 2024 yang masih sekitar Rp172,47 miliar.

Baca juga: Begini Resep Lippo di Bisnis Real Estat 2025

Secara keseluruhan, sepanjang Januari-September 2025, LPKR mengantongi pendapatan sekitar Rp6,50 triliun.

Merujuk laporan keuangan Perseroan, pendapatan itu turun sekitar 30 persen disandingkan dengan periode yang sama 2024.

Maklum, per akhir September 2024, pendapatan LPKR masih berada di level Rp9,25 triliun.

Baca juga: Penjualan Apartemen Lippo Karawaci Meninggi

Sepanjang Januari-September 2025, laba bersih LPKR tercatat sebesar Rp368,19 miliar, sedangkan pada periode sama 2024 masih bertengger di angka Rp18,71 triliun.

 

(*)

Pos terkait