Jakarta, landbank.co.id– Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebutkan bahwa Jawa Tengah (Jateng) merupakan provinsi kedua terbesar dalam penyerapan rumah subsidi tahun 2025.
“Prestasinya baik sekali Pak Gubernur. Kalau boleh, tahun ini (2026) kami alokasikan rumah subsidi sebanyak 40.000 unit untuk Jawa Tengah,” kata Menteri PKP dalam pertemuan dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, di Jakarta, Kamis 2 April 2026.
Saat ini, pembiayaan rumah subsidi terbesar yang digulirkan pemerintah memanfaatkan kredit pemilikan rumah berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP) di bawah naungan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).
Realisasi penyaluran KPR FLPP secara nasional tahun 2025 menyentuh sebanyak 278.868 unit senilai Rp34,64 triliun.
Baca juga: Dua Daerah Ini Dapat Kuota BSPS dari Kementerian PKP
Jateng merupakan provinsi kedua terbesar dalam penyerapan penyaluran KPR FLPP tahun 2025, yakni sebanyak 24.470 unit dengan nilai Rp2,92 triliun.
Mengutip data BP Tapera, penyaluran KPR FLPP di Jateng itu melibatkan 14 bank dan tersebar di 33 kabupaten dan kota.
Rumah subsidi tersebut dibangun oleh 717 pengembang properti yang tergabung dalam 14 asosiasi developer, sedangkan unit yang diterima konsumen tersebar di 1.141 perumahan.
Di Jateng, sepanjang lima tahun terakhir, yakni 2021-2025, realisasi tahun 2025 merupakan yang tertinggi, sedangkan yang terendah pada 2021, yaitu 9.741 rumah subsidi senilai Rp1,01 triliun.
Baca juga: Menteri PKP Dorong Target FLPP 2026 Lampaui Sasaran
Pada 2022, realisasi KPR FLPP di Jateng sebanyak 14.107 unit (Rp1,49 triliun), 2023 sebanyak 15.574 (Rp1,71 triliun), dan 2024 sebanyak 14.447 unit (Rp1,70 triliun).
KUR Perumahan
Dalam pertemuan dengan Gubernur Jateng, Menteri PKP Maruarar Sirait membahas percepatan program perumahan nasional, termasuk penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, rumah subsidi, serta program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Dalam pertemuan tersebut, Menteri PKP menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jateng yang dinilai berhasil menjadi provinsi dengan penyerapan KUR Perumahan terbesar secara nasional.
Baca juga: Ini Daftar Lengkap Bank Penyalur KPR FLPP Tahun 2026
Menurut Maruarar Sirait, capaian tersebut menjadi bukti kuat bahwa sektor perumahan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.





