Jakarta, landbank.co.id– Penjualan rumah hunian dan tanah PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) terus melenggang sepanjang tahun 2025.
Mengutip laporan keuangan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk, emiten berkode saham GMTD itu membukukan penjualan rumah dan tanah Rp241,96 miliar pada 2025.
Bila disandingkan dengan raihan setahun sebelumnya, penjualan rumah dan tanah PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk itu tumbuh sekitar 12 persen.
Maklum, pada 2024, penjualan rumah dan tanah Perusahaan yang didirikan pada 1991 itu masih bertengger di angka Rp217,07 miliar.
Masih merujuk laporan keuangan Perseroan, segmen rumah hunian dan tanah merupakan otot pendapatan GMTD pada 2025.
Baca juga: Penjualan Lahan Siap Bangun GMTD Melejit
Tahun 2025, kontribusi segmen rumah hunian dan tanah tercatat sekitar 82 persen dari total pendapatan GMTD.
Sisanya datang dari penjualan lahan siap bangun Rp30,19 miliar (10 persen) serta rekreasi dan lainnya senilai Rp23,17 miliar (8 persen).
Secara keseluruhan, pada 2025, pendapatan pemilik proyek Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan itu turun sekitar 28 persen bila dibandingkan dengan setahun sebelumnya, yakni dari Rp409,30 miliar menjadi Rp295,33 miliar.
Penurunan itu dipicu oleh melemahnya penjualan lahan siap bangun. Segmen ini tercatat anjlok sekitar 82 persen, yakni dari Rp169,86 miliar pada 2024 menjadi Rp30,19 miliar tahun 2025.
Di sisi lain, laba GMTD tercatat sebesar Rp32,17 miliar pada akhir 2025, alias lebih rendah sekitar 77 persen bila disandingkan dengan periode sama 2024 yang seitar Rp136,85 miliar.
Baca juga: Penjualan Rumah Gowa Tourism Makassar Development Bertumbuh
Per akhir Desember 2025, jumlah aset GMTD tercatat sebesar Rp1,40 triliun, sedangkan pada periode sama 2024 sekitar Rp1,29 triliun.





