Jakarta, landbank.co.id– Penjualan rumah tinggal PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menyentuh sekitar Rp1,06 triliun pada 2025.
Tahun 2025, mengutip laporan keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk, emiten berkode saham APLN di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu mencatat penurunan penjualan rumah sekitar 17 persen.
Hal itu mengingat pada 2024, penjualan rumah PT Agung Podomoro Land Tbk masih bertengger di angka Rp1,28 triliun.
Dalam mendulang pendapatan tahun 2025, pemilik Podomoro Park Bandung, Jawa Barat ini mengandalkan penjualan rumah.
Baca juga: Jual Mal, APLN Perkuat Kas dan Likuiditas
Ketika itu, kontribusi segmen rumah tapak (landed house) mencapai sekitar 30 terhadap total pendapatan yang sebesar Rp3,57 triliun.
Selain dari penjualan rumah, sumber pendapatan pemilik Indigo Bali Seminyak, Bali ini datang dari sembilan segmen lainnya, termasuk dari bisnis hotel yang merupakan kontributor kedua terbesar.
Bisnis hotel pemilik Amaris Thamrin City, Jakarta ini terlihat menyetor pendapatan sekitar Rp719,77 miliar atau setara sekitar 20 persen dari total pendapatan.
Mirip dengan penjualan rumah yang tercatat menurun, pemasukan dari bisnis hotel juga melemah sekitar 25 persen, maklum setahun sebelumnya masih tercatat sekitar Rp957,98 miliar.
Baca juga: Pemegang Saham APLN Pilih Tambah Saldo Laba
Pelemahan pemasukan juga dicatat oleh penjualan apartemen yang turun sekitar 7 persen, yakni dari Rp630,56 miliar pada 2024 menjadi Rp588,18 miliar tahun 2025.





