Jakarta, landbank.co.id– Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyebutkan bahwa pemerintah menyiapkan 197 titik lahan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Selain lahan, menurut Menteri PKP Maruarar Sirait, Pemerintah juga berkomitmen mempercepat pembangunan hunian tetap bagi korban banjir dan longsor Sumatera.
“Kami sudah siap. Saat ini kami berada di tahap paling ujung, yaitu pembangunan hunian tetap,” kata Menteri PKP Maruarar Sirait dalam dalam rapat bersama Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI yang digelar di Banda Aceh, Sabtu, 10 Januari 2026 dikutip dari laman PKP.
Dalam laporannya, Menteri Maruarar menyampaikan bahwa tahapan penyediaan huntap telah disiapkan secara komprehensif, mulai dari penetapan lokasi clear and clean, penyiapan data by name by address (BNBA), penyusunan desain detail (DED), hingga proses lelang dan pembangunan.
Dia juga memaparkan bahwa berdasarkan data terakhir per Jumat, 9 Januari 2026 pukul 17.00 WIB, total rumah terdampak di tiga provinsi mencapai sekitar 189.308 unit.
Rinciannya, Provinsi Aceh mencatat 64.740 rumah rusak ringan, 40.103 rusak sedang, 29.527 rusak berat dan 13.969 hanyut.
Baca juga: Danantara dan PTPP Bangun Huntara di Aceh Tamiang
Lalu, di Sumatera Utara terdapat 18.341 rumah rusak ringan, 3.616 rusak sedang, 5.149 rusak berat dan 937 hanyut.
Selain itu, di Sumatera Barat terdapat 6.627 rumah rusak ringan, 2.842 rusak sedang, 2.666 rusak berat dan 791 hanyut.
Menteri Maruarar menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan lahan relokasi di sejumlah titik, dengan jumlah lahan rencana lokasi di Aceh sebanyak 153 lahan yang berasal dari pemerintah daerah (pemda) 41 titik, lahan negara 9, badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD) 30, swasta 56, dan tanah yang tahap identifikasi ada 17 unit.
“Di Sumatera Utara ada 16 lokasi, di Sumatera Barat ada 28 lokasi. Luas lahan rencana lokasi ini sudah kami sampaikan, di Aceh ada 473 hektare, Sumatera Utara 58 hektare, Sumatera Barat 53 hektare,” kata Menteri PKP.
Baca juga: Banjir dan Longsor Sumatera, BTN Siapkan Relaksasi Kredit Senilai Rp1,93 Triliun
Dia menerangkan, khusus Provinsi Aceh, usulan lahan relokasi sebanyak 153 titik lahan, dengan total luas lahan sebesar 473,09 hektare, total daya tampung rumah yang dapat terbangun sebanyak 28.311 unit.
“Yang telah dilakukan verifikasi lapangan dan layak sebanyak 24 titik lahan,” kata Menteri Ara.





