Pascaakuisisi, Pendapatan Sewa Cove Bisa Tembus Rp825 Miliar

Pascaakuisisi, bisnis gabungan yang beroperasi di bawah merek Cove diproyeksikan mencatat pendapatan sewa tahunan sebesar US$50 juta/foto: cove

Akuisisi ini juga membawa Cove semakin dekat untuk mencapai arus kas positif, melanjutkan kinerja yang menunjukkan profitabilitas pada paruh kedua 2025 di tengah investasi besar perusahaan untuk menjajaki pasar Jepang dan Korea Selatan secara bersamaan.

“Kami percaya bahwa Cove menawarkan rumah yang terbaik bagi para penghuni dan tim Casa Mia, mendukung misi utama kami selagi menjadi bagian dari platform yang memiliki nilai serta visi yang sama terkait arah perkembangan hunian dan pengalaman tinggal urban,” tutur Eugenio Ferrante, co-founder Casa Mia Coliving.

Bacaan Lainnya

Cove adalah penyedia hunian co-living modern berbasis komunitas di Asia Pasifik.

Baca juga: Pasar Apartemen Sewa Terus Meluas

Dirancang untuk gaya hidup yang fleksibel, portofolio Cove mencakup properti siap huni dengan fasilitas lengkap dan lokasi strategis yang dapat disewa secara bulanan maupun harian.

Sebagai pemain co-living utama di Indonesia, Cove kini telah hadir di lebih dari 200 lokasi dan menjadi pilihan bagi lebih dari 30.000 penghuni serta turis atau wisatawan setiap bulannya.

Didirikan di Singapura pada 2018, Cove mulai beroperasi di Indonesia sejak tahun 2020 dan kini memiliki jaringan properti yang mencakup area Jabodetabek, Bandung, Bali, dan Surabaya.

Baca juga: Cove Tambah Lima Peluru di Jakarta

Selain Singapura dan Indonesia, Cove telah memperluas operasinya ke Jepang dan Korea Selatan sebagai bentuk dari ekspansi di Asia Pasifik.

(*)

Pos terkait