IHSG Menguat 0,25 Persen, Bagaimana Pergerakan Bursa Saham Global?
IHSG menguat 0,25 persen ke level 5.940,68. Bursa Asia bergerak variatif di tengah dinamika pasar saham global.--Landbank.co.id
Jakarta, landbank.co.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat pada perdagangan Rabu, 14 Oktober 2026, di tengah pelaku pasar yang mencermati perkembangan sentimen global dan domestik.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka menguat 14,70 poin atau 0,25 persen ke posisi 5.940,68.
Penguatan juga terjadi pada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 yang naik 1,91 poin atau 0,32 persen ke posisi 591,10.
Di sisi lain, pergerakan bursa saham global cenderung bervariasi. Bursa saham Eropa mayoritas melemah pada penutupan perdagangan Selasa (13/10/2026), sedangkan bursa saham Amerika Serikat (AS) juga ditutup di zona merah.
Di Eropa, Euro Stoxx 50 justru menguat 0,59 persen. Sementara itu, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,06 persen, DAX Jerman turun 0,07 persen, dan CAC 40 Prancis terkoreksi 0,07 persen.
Tekanan juga terjadi di bursa saham Wall Street. Indeks S&P 500 melemah 0,02 persen ke level 7.805,45, Nasdaq Composite turun 0,15 persen ke posisi 27.204,38, dan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,35 persen ke level 51.670,10.
Berbeda dengan pergerakan bursa Eropa dan Wall Street, bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Rabu pagi.
Indeks Nikkei Jepang menguat 0,60 persen ke level 68.185,00. Shanghai Composite naik 0,09 persen ke posisi 3.804,96, sedangkan Kospi Korea Selatan menguat 1,45 persen ke level 6.122,17.
Sebaliknya, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,34 persen ke posisi 24.261,50. Sementara itu, Straits Times Singapura menguat 0,28 persen ke level 5.445,95.
Pergerakan bursa saham global dan regional tersebut menjadi salah satu faktor yang dicermati investor dalam menentukan strategi transaksi di pasar saham domestik.
Meski IHSG dibuka menguat, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan perkembangan sentimen global dan domestik yang dapat memengaruhi pergerakan indeks sepanjang perdagangan.
(*)