Begini Pemanfaatan Dana IPO WEGE Terkini
Target 2026
Sementara itu, Per September 2025, WEGE mengantongi kontrak Rp4,16 triliun, terdiri atas 47 persen proyek pemerintah, 33 persen dari BUMN, dan 20 persen proyek swasta.
Mengutip materi paparan publik Perseroan, beberapa waktu lalu, per September 2025, WEGE mengantongi kontrak senilai Rp56 triliun mencakup 413 proyek.
Manajemen WEGE pernah menyatakan bahwa target nilai kontrak tahun 2026 adalah sekitar Rp3 triliun.
Baca juga: Setelah WEGE, Giliran Laba WTON Melambung hingga 91 Persen
Sektor prioritas pada 2026 adalah segmen konstruksi (APBN lebih besar), badan usaha milik negara atau BUMN (5-10 persen), dan swasta.
Strategi yang diterapkan anak WIKA ini tidak hanya tender konvensional tapi juga menjadi integrator/kolaborasi dengan investor (create project).
Manajemen juga mengaku bahwa pihaknya menyusun rencana ke depan dengan lebih berhati-hati.
Strategi utamanya adalah diversifikasi bisnis, dengan fokus pada bisnis modular yang menjadi keunggulan perusahaan.
Untuk aset konsesi yang dimiliki, dilakukan strategi Asset Recycling (optimalisasi/divestasi) guna mendukung likuiditas dan menciptakan peluang baru.
Selain itu, mengembangkan kemitraan strategis dengan investor atau pengguna untuk menciptakan ekosistem konstruksi baru.
Baca juga: Pendapatan Wika Gedung Menurun