Jakarta, landbank.co.id– Peringkat nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola (environment, social, governance/ESG) atau nilai ESG emiten properti yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami rotasi pada Agustus 2025.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia, nilai ESG PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menggeser posisi PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) yang selama ini mendominasi di peringkat pertama.
PT Pakuwon Jati Tbk yang mengusung kode saham PWON tersebut memuncaki peringkat nilai ESG dari kelompok emiten properti dengan berbekal nilai 19,65.
Masih mengutip laman BEI, nilai ESG PWON pada Juli 2025 bertengger di angka sebesar 22,54.
Bahkan, jarak peringkat antara PWON dengan PT Bumi Serpong Damai Tbk kini terpaut 10 posisi, mengingat sebelumnya hanya selisih satu level.
PT Bumi Serpong Damai Tbk yang mengusung kode saham BDSE itu menempati peringkat kedua di kelompok emiten properti dengan status nilai stabil di sebesar 22,16.
Baca juga: Nilai ESG Pengembang di Tengah Emiten Bursa Efek Indonesia
Dari 85 emiten yang mendapat nilai ESG dari BEI, Pakuwon menempati posisi ke-13, sedangkan BSDE di peringkat ke-23. (daftar lengkap lihat halaman 2)
Selain BSDE, emiten properti yang mengalami penurunan peringkat nilai ESG versi BEI adalah PT Pandai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), yakni dari 73 ke posisi 74.
Isu Lingkungan
Sementara itu, manajemen Pakuwon pernah mengatakan bahwa tahun 2024 masih menjadi tahun yang menantang bagi industri, tidak hanya karena perlambatan ekonomi, fluktuasi harga dan lemahnya daya beli, namun juga isu-isu keberlanjutan yang menantang dunia bisnis untuk menghadirkan industri yang hijau dan bersih tanpa merusak lingkungan.
“Isu-isu lingkungan masih menjadi isu utama di kalangan industri, terutama isu perubahan iklim,” dilansir Laporan Keberlanjutan Pakuwon Jati 2024.
Baca juga: Penjualan Hunian Pakuwon Terus Bertumbuh
Menyikapi isu tersebut, Perseroan berkomitmen menerapkan kinerja ESG dan Ekonomi yang terintegrasi dan terukur untuk memastikan adanya dampak positif.
Perseroan telah mengadopsi penggunaan energi terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di beberapa gedung properti milik Perseroan seperti di Gandaria City, Tunjungan Plaza, Pakuwon Mall Jogja, dan Royal Plaza dengan total kapasitas yang dimiliki sebesar 1.718,61 kWp.