Pengusaha AS Diajak Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia
Peningkatan kolaborasi dengan Amerika Serikat menjadi penting, terutama karena negara itu merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia-landbank.id-
"Kami memiliki minat yang besar terhadap Indonesia dan ingin turut berkontribusi terhadap keberhasilan pencapaian tujuan ekonomi serta pertumbuhan Indonesia. Meski ketidakpastian global belum akan berakhir dalam waktu dekat, kami berupaya untuk menghadirkan kesinambungan dan membangun kemitraan yang lebih dapat diandalkan dengan Indonesia," ujar Dubes McFeeters dikutip Antara.
BACA JUGA:Perputaran Ekonomi dalam Kegiatan Pariwisata Sentuh Rp45,9 Triliun
AS merupakan negara penyumbang surplus terbesar bagi neraca perdagangan Indonesia. Pada Januari-Agustus 2026, total perdagangan Indonesia dengan AS tercatat sebesar US$32,34 miliar.
Ekspor Indonesia ke AS sebesar US$22,40 miliar , sedangkan impor Indonesia dari AS sebesar US$9,94 miliar . Indonesia surplus US$12,47 miliar terhadap AS.
Sementara itu, pada 2025, total perdagangan Indonesia dan AS tercatat 43,87 miliar dolar AS dengan tren pertumbuhan 3,11 persen dalam lima tahun terakhir (2021-2025). Ekspor Indonesia ke AS sebesar US$30,95 miliar dan impor Indonesia dari AS sebesar US$12,92 miliar . Indonesia surplus US$18,02 miliar terhadap AS.
BACA JUGA:Nilai Tukar Rupiah Melemah Usai Trump Mengumumkan Tarif Impor
Produk ekspor utama Indonesia ke AS, yakni mesin/peralatan listrik; barang-barang rajutan; alas kaki; pakaian jadi bukan rajutan; serta lemak dan minyak hewan/nabati. Kemudian, untuk produk yang diimpor Indonesia dari AS, yakni mesin/pesawat mekanik; biji-bijian berminyak; mesin/peralatan listrik; ampas/sisa industri makanan; serta bahan bakar mineral.
(*)