Metropolitan Land Jajaki Kerja Sama dengan MRT Jakarta

PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland menjajaki kerja sama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) terkait rencana pembangunan jalur transportasi umum massal  East-West Line MRT Jakarta/foto: mtla

Oleh karena itu, tambahnya, MRT Jakarta sangat memahami bahwa bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengembang swasta yang memiliki visi sama dalam memberikan layanan terbaik dan sesuai kebutuhan masyarakat, mutlak dilakukan.

 

Bacaan Lainnya

Konekvitas Fondasi Penting

Sementara itu, selain dengan Metland, MoU serupa juga dilakukan oleh PT MRT Jakarta (Perseroda) dengan beberapa pengembang swasta di kawasan lainnya.

Salah satu pengembang swasta itu adalah PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Manajemen emiten berkode saham SMRA itu mengaku bahwa pihaknya memperkuat komitmen dalam pengembangan kota terpadu berkelanjutan dengan menjajaki kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur–Barat rute Kembangan–Balaraja bersama PT MRT Jakarta (Perseroda).

Penjajakan tersebut melibatkan dua kawasan kota terpadu Summarecon di wilayah barat Jakarta dan Banten, yakni Summarecon Serpong dan Summarecon Tangerang, yang direncanakan terintegrasi langsung dengan jaringan MRT Koridor Timur–Barat bersama sejumlah kawasan lain di sekitarnya.

Baca juga: Rebana Metropolitan Menggeliat, Metland Siapkan Produk Hunian

Kesepakatan awal kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta Farchad Mahfud dengan Executive Director Summarecon Serpong Albert Luhur serta Executive Director Summarecon Tangerang Hindarko Hasan.

President Director Summarecon Adrianto P Adhi mengatakan, konektivitas transportasi publik merupakan fondasi penting dalam pengembangan kota terpadu yang berkelanjutan.

Menurutnya, integrasi jaringan transportasi massal dengan kawasan hunian dan komersial menjadi kunci dalam menciptakan mobilitas yang efisien.

Baca juga: Metland Punya Tiga Peluru Baru

“Konektivitas transportasi publik merupakan salah satu fondasi dalam pengembangan kota terpadu yang berkelanjutan. Melalui penjajakan ini, Summarecon melanjutkan komitmennya untuk mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sistem transportasi massal serta mendorong peralihan dari penggunaan kendaraan pribadi,” ujar Adrianto dalam keterangan resminya yang diterima landbank.co.id, Kamis 5 Februari 2026.

 

(*)

Pos terkait