Lippo Cikarang Catat Pertumbuhan Penjualan Hunian 369 Persen

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatat pertumbuhan penjualan hunian, yakni rumah tapak dan apartemen sebesar 369 persen pada 2025 disandingkan dengan setahun sebelumnya/foto: capture lpck

Jakarta, landbank.co.id– PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatat pertumbuhan penjualan hunian, yakni rumah tapak dan apartemen sebesar 369 persen pada 2025 disandingkan dengan setahun sebelumnya.

Mengutip laporan keuangan PT Lippo Cikarang Tbk, pada 2025, emiten berkode saham LPCK itu membungkus penjualan hunian sebesar Rp2,99 triliun.

Bacaan Lainnya

Sebaliknya, pada 2024, penjualan hunian PT Lippo Cikarang Tbk masih bertengger di angka Rp676,47 triliun.

Menurut manajemen LPCK, pertumbuhan pendapatan itu terjadi seiring dengan percepatan serah terima unit kepada konsumen.

Penjualan hunian menyumbang sekitar 66 persen terhadap total pendapatan LPCK pada 2025 yang menyentuh sekitar Rp4,52 triliun.

Baca juga: Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris LPCK Tahun 2025

Penyumbang kedua terbesar, yakni penjualan lahan komersial dan rumah toko juga mencatat pertumbuhan, yakni sekitar 8 persen pada 2025, yakni dari Rp509,51 miliar menjadi Rp552,81 miliar.

Segmen ini menyumbang sekitar 12 persen terhadap total pendapatan anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk ini.

LPCK juga punya tiga sumber pendapatan lain pada 2025, yaitu pendapatan pengelolaan toko Rp474,48 miliar, penjualan tanah industri Rp349,69 miliar, serta pendapatan sewa dan lainnya senilai Rp151,59 miliar.

Secara keseluruhan pada 2025, pemilik proyek Lippo Cikarang Cosmopolis, Bekasi, Jawa Barat ini juga mencatat pertumbuhan pendapatan.

“Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp4,52 triliun, meningkat 133 persen dibandingkan periode sebelumnya,” urai manajemen LPCK dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.

Baca juga: Lippo Cikarang Raih Prapenjualan Rp741 Miliar

Pertumbuhan pendapatan itu terutama ditopang oleh serah terima rumah tapak, apartemen, unit komersial (ruko), serta penjualan lahan industri.

Selain itu, jelas manajemen LPCK, segmen nonproperti melalui pengelolaan kawasan turut memberikan kontribusi terhadap kinerja Perseroan.

Pos terkait