Hanif sendiri mengaku tetap optimistis menghadapi masa pemulihan.
“Qodarullah, saya harus kembali naik ke meja operasi. Ini musim yang tidak mudah, tetapi banyak pelajaran berharga dan dukungan dari semua pihak membuat saya tetap kuat,” ungkapnya.
Tak hanya cedera, Persija juga kehilangan sejumlah pemain akibat sanksi disiplin. Van Basty Sousa dijatuhi hukuman larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp75 juta usai terbukti melakukan gestur tidak pantas ke arah tribun dalam laga kontra Persib Bandung pada 11 Januari 2026.
Masih dari pertandingan yang sama, Bruno Tubarao juga menerima sanksi tambahan berupa larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp10 juta akibat pelanggaran serius terhadap pemain lawan.
Sementara itu, Fabio Calonego dan Ryo Matsumura masih harus menjalani sisa hukuman Komdis PSSI yang mereka terima pada pertandingan melawan Semen Padang FC pada 22 Desember 2025.
Meski dihantam badai absensi, pelatih Mauricio Souza tetap menunjukkan ketenangan. Kehadiran sejumlah pemain baru di skuad Persija diharapkan mampu menjadi solusi untuk menutup kekurangan dan menjaga daya saing tim saat menghadapi Madura United.
(*)





