Gaet Kontrak Baru Rp9,3 Triliun, Begini Kata Manajemen PTPP

Gaet Kontrak Baru Rp9,3 Triliun, Begini Kata Manajemen PTPP

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) terus memerkuat bisnis inti dan menjaga kualitas portofolio proyek guna mendukung pertumbuhan Perseroan yang sehat dan berkelanjutan-landbank.id-ptpp

Jakarta, landbank.co.id- Badan usaha milik negara (BUMN), PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menggaet kontrak baru senilai Rp9,3 triliun hingga Agustus 2026.

Emiten sektor infrastruktur berkode saham PTPP di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mengaku bahwa pihaknya menjalankan strategi Back to Core, dengan fokus pada penguatan bisnis inti serta perolehan proyek yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Sejalan dengan strategi Back to Core, kami akan terus memerkuat bisnis inti dan menjaga kualitas portofolio proyek guna mendukung pertumbuhan Perseroan yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Corporate Secretary PT PP (Persero) Tbk Joko Raharjo, dikutip Rabu, 7 Oktober 2026.

BACA JUGA:PTPP Garap Revitalisasi Bandara Soetta Rp1,19 Triliun

Dia menambahkan, perolehan kontrak baru hingga Agustus 2026 menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam menjaga pertumbuhan bisnis dengan tetap menerapkan prinsip selektivitas dan kehati-hatian dalam memperoleh proyek baru.

“PTPP terus mengedepankan selektivitas dalam memperoleh kontrak baru dengan mempertimbangkan kualitas kontrak, profil risiko, serta potensi kontribusinya terhadap kinerja Perseroan,” trang dia. 

PTPP akan terus mengoptimalkan kapabilitas dan pengalaman Perseroan dalam menangkap peluang proyek di berbagai sektor, dengan tetap mengedepankan kualitas proyek, disiplin manajemen risiko, serta keberlanjutan kinerja Perseroan.

BACA JUGA:PTPP Topping Off RS Senilai Rp882,51 Miliar

 

Gedung Sumbang 18 Persen

Sementara itu, berdasarkan sumber pendanaannya, perolehan kontrak baru PTPP hingga Agustus 2026 didominasi oleh proyek dengan sumber dana pemerintah sebesar 66 persen, diikuti proyek swasta sebesar 18 persen, dan proyek BUMN sebesar 16 persen. 

Komposisi tersebut menunjukkan peran PTPP dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik, sekaligus menjaga keberagaman portofolio proyek dari sektor swasta dan BUMN.

Lalu, berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Jalan dan Jembatan sebesar 38 persen, diikuti Gedung sebesar 18 persen, serta Smelter dan Pertambangan sebesar 16 persen.

BACA JUGA:PTPP Janjikan Pembangunan Hunian Kawasan Senen Tepat Waktu