Jual Mal, APLN Perkuat Kas dan Likuiditas

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memanfaatkan dana dari hasil penjualan Mall Deli Park untuk memperkuat posisi kas dan likuiditas Perseroan/foto: podomorocitydelimedan.com

Penentuan harga jual Mall Deli Park ditetapkan berdasarkan pertimbangan komersial yang wajar, dengan memperhatikan antara lain kondisi pasar properti pada saat transaksi, karakteristik dan kinerja aset yang dijual, serta hasil negosiasi antara para pihak yang dilakukan secara independen dan arm’s length.

Perseroan menilai bahwa harga transaksi tersebut telah mencerminkan nilai wajar aset dan tidak merugikan kepentingan Perseroan maupun pemegang saham.

Bacaan Lainnya

 

Pemanfaatan Dana

Sementara itu, jelas Omas, rencana penggunaan dana hasil penjualan Mall Deli Park antara lain untuk pembayaran sebagian utang.

Utang yang akan dibayar adalah sebagian utang SMD dari Bank Maybank Indonesia dan sebagian utang Perseroan dari Bank Danamon Indonesia.

Nilai pembayaran kepada Bank Maybank Indonesia sebesar Rp252 miliar, sedangkan kepada Bank Danamon sebesar Rp400 miliar.

Baca juga: Ini Dampak Penjualan Mal bagi APLN

Transaksi penjualan Mall Deli Park memberikan dampak positif terhadap struktur permodalan Perseroan, terutama melalui peningkatan ekuitas seiring dengan pengakuan laba pelepasan aset serta penguatan posisi likuiditas.

“Perseroan menilai bahwa transaksi tersebut akan mendukung upaya perbaikan rasio permodalan dan leverage, tanpa menimbulkan dampak material negatif terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha Perseroan,” jelas Omas.

Dia menegaskan, keputusan pelepasan Mall Deli Park merupakan bagian dari strategi pengelolaan portofolio aset Perseroan secara berkelanjutan, dengan tujuan untuk mengoptimalkan struktur aset dan alokasi sumber daya agar selaras dengan strategi bisnis jangka menengah dan panjang Perseroan.

Pelepasan aset tersebut dilakukan secara selektif berdasarkan evaluasi kinerja aset, profil risiko, serta potensi kontribusi terhadap kinerja.

Baca juga: Agung Podomoro Land Lego Saham

“Perseroan ke depan, dan tidak mengubah fokus utama kegiatan usaha Perseroan maupun komitmen Perseroan terhadap pengembangan dan pengelolaan aset strategis lainnya,” urai dia.

(*)

Pos terkait