Ini yang Bikin Pendapatan Sentul City Meninggi

Pendapatan PT Sentul City Tbk (BKSL) tahun 2025 melambung sekitar 271 persen bila dibandingkan dengan setahun sebelumnya/foto: sentulcity.co.id

Dari ketiga konsumen tersebut total pendapatan yang dikumpulkan oleh pemilik kota mandiri Sentul City, Bogor, Jawa Barat ini jumlahnya menyentuh sekitar Rp1,74 triliun.

 

Bacaan Lainnya

Laba Melambung

Seiring peningkatan pendapatan, laba bersih BKSL melenting sekitar 4.782 persen pada 2025 bila disandingkan dengan setahun sebelumnya.

Masih mengutip laporan keuangan Perseroan, pada 2025, laba bersih perusahaan yang didirikan pada 1993 ini sebesar Rp830,29 miliar, sedangkan pada periode sama 2024 sekitar Rp17,36 miliar.

Baca juga: Pendapatan Sentul City Meninggi

Sementara itu, total aset BKSL tercatat sebesar Rp21,26 triliun pada akhir 2025, sedangkan pada periode yang sama 2024 senilai Rp21,19 triliun.

BKSL mencatat penurunan liabilitas pada 2025, yakni dari semula Rp6,03 triliun menjadi sebesar Rp5,27 triliun.

Ekuitas pemilik proyek Saffron Noble Apartment ini naik menjadi Rp15,99 triliun pada 2025 dibandingkan dengan setahun sebelumnya yang senilai Rp15,15 triliun.

Per akhir September 2025, pemegang saham BKSL mencakup PT Sakti Generasi Perdana sebesar 65,27 persen, Stella Isabella Djohan 6,70 persen, PT Samuel Sekuritas Indonesia 5,27 persen, dan masyarakat 22,76 persen.

 

Program 2026

Di sisi lain, pada 2026, rencana pengembangan Perseroan terus sejalan dengan visi dan misi untuk menjadikan Sentul City sebagai Kota Mandiri—kawasan terpadu yang menghadirkan hunian, area nonresidensial, dan berbagai fasilitas perkotaan dalam satu ekosistem.

Baca juga: Pendapatan Sentul City Meroket, Ini Pemicunya

Untuk sektor residensial, Perseroan saat ini mengembangkan kawasan Spring City, dan akan mulai memasarkan Cluster Spring Garden 2 serta Cluster Spring Hills sebagai pilihan hunian terbaru.

Selain itu Perseroan akan memperluas kawasan nonresidensial yang mencakup area komersial, perkantoran, shopping district, rekreasi, pendidikan, serta fasilitas olahraga. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkaya fungsi dan aktivitas kawasan, sehingga Sentul City tidak hanya menjadi destinasi hunian dan wisata, tetapi juga kota mandiri yang lengkap dan berkelanjutan.

“Perseroan juga akan mengembangkan kawasan Kota Kesehatan yang disebut BIOTOWN,” dikutip dari materi paparan publik BKSL, beberapa waktu lalu.

Kawasan ini akan memadukan fasilitas pelayanan kesehatan, edukasi, biomedical R&D, perkotaan, serta berbagai penunjang lainnya dalam satu kawasan terpadu.

Baca juga: Eks Bos Bakrieland Pimpin Sentul City, Ini Profilnya

“Pada 2026, berbagai proses persiapan atas proyek strategis akan dilaksanakan dengan intensif,” kata manajemen BKSL, dikutip dari materi paparan publik.

 

(*)

Pos terkait