Jakarta, landbank.co.id– Pendapatan PT Sentul City Tbk (BKSL) tahun 2025 melambung sekitar 271 persen bila dibandingkan dengan setahun sebelumnya.
Mengutip laporan keuangan PT Sentul City Tbk, emiten properti berkode saham BKSL di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini membungkus pendapatan Rp2,76 triliun pada 2025.
Raihan itu amat kontras dengan pendapatan PT Sentul City Tbk setahun sebelumnya yang masih berada di posisi Rp744,07 miliar.
Meningginya pendapatan BKSL pada 2025 dipicu oleh lonjakan penjualan lahan siap bangun, rumah hunian, rumah toko (ruko), dan apartemen.
Penjualan lahan siap bangun, rumah hunian, ruko, dan apartemen BKSL tercatat melejit sekitar 429 persen pada 2025 disandingkan tahun 2024.
Baca juga: Jual Lahan ke Grup Genting, Sentul City Raih Rp1,6 Triliun
Masih mengutip laporan keuangan Perseroan, pada 2025, penjualan lahan siap bangun, rumah hunian, ruko, dan apartemen pemilik proyek Spring Valley ini menyentuh Rp2,49 triliun.
Sebaliknya, pada 2024, penjualan segmen tersebut masih bertengger di posisi Rp470,61 miliar.
Segmen ini menjadi kontributor terbesar terhadap total pendapatan BKSL tahun 2025, yakni sekitar 90 persen.
Sisanya sebanyak 10 persen berasal dari bisnis hotel, restoran, dan taman hiburan Rp180,27 miliar dan pengelolaan kota senilai Rp86,71 miliar.
Baca juga: Sentul City Kian Kinclong
Pada 2025, dari total pendapatan Rp2,76 triliun, mayoritas disumbang oleh tiga pelanggan besar, yakni PT Genting Properti Abadi Rp1,36 triliun, PT Genting Properti Jaya Rp246,11 miliar, dan PT Pandu Wira Bumi senilai Rp137,98 miliar.





