Ini Faktor yang Membuat Industri Properti Bangkit Pada 2026

Anggota Satgas Perumahan Panangian Simanungkalit menyatakan bahwa tahun 2026 menjadi awal kebangkitan pasar properti di Indonesia, setelah sempat melemah beberapa tahun belakangan ini/foto: ist

Jakarta, landbank.co.id– Di tengah geliat perekonomian nasional, tahun 2026 dinilai sebagai awal kebangkitan industri properti di Indonesia, setelah sempat melemah beberapa tahun belakangan ini.

“Melihat sejumlah faktor-faktor yang ada, tahun ini dapat menjadi awal kebangkitan industri properti Indonesia,” papar Anggota Satgas Perumahan Panangian Simanungkalit di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Dia menilai, proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV/2025 menjadi sinyal kebangkitan industri properti.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2026 sebesar 5,45 persen, lebih besar dibandingkan kuartal pertama yang 4,87 persen akan memengaruhi pemulihan sektor properti,” ujar dia.

Bagi Panangian, awal kebangkitan sektor properti kian bergulir seiring pertumbuhan ekonomi yang menguat. Tahun 2026, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4 persen.

“Setiap satu persen pertumbuhan ekonomi, sama dengan berkisar 1,5 persen hingga 1,7 persen pertumbuhan properti,” ujarnya.

Begitu pertumbuhan ekonomi kian membesar sepanjang 2027 hingga 2029, jelasnya, pertumbuhan sektor properti pun ikut meningkat.

“Merujuk siklus tahun 2009 yang mencapai booming properti pada 2014, kali ini estimasinya terjadi booming pada 2029,” tutur Panangian.

Selain berkaca pada pertumbuhan ekonomi, tambahnya, terdapat sejumlah faktor yang ikut membuat kebangkitan sektor properti.

Faktor-faktor yang dapat menjadi pemicu kebangkitan pasar properti itu, jelas Panangian, antara lain adalah hadirnya insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100 persen untuk pembelian properti hunian pertama.

Insentif PPN DTP bagi sektor properti yang digulirkan oleh pemerintah itu mencuat pada 2022 dan sejak 2025 diperpanjang hingga 2027.

Selain insentif pajak, kebijakan suku bunga juga ikut memengaruhi kebangkitan pasar properti.

Pos terkait