Jakarta, landbank.co.id– Pengembang kota mandiri (township) BSD City, Tangerang, Banten PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) tengah menawarkan surat utang berupa obligasi dan sukuk ijarah senilai total Rp1,75 triliun.
Menurut Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, Lie Jani Harjanto, surat utang itu mencakup Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai Tahap II Tahun 2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp1,25 triliun.
Lalu, jelas dia, dalam keterangan tertulis dilansir laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Sukuk ljarah Berkelanjutan II Bumi Serpong Damai Tahap II Tahun 2025 dengan jumlah pokok Rp500 miliar.
Mengutip pengumuman emiten berkode saham BSDE itu, seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan Perseroan untuk melunasi pokok atau membayar seluruh atau sebagian pokok dari beberapa pinjaman yang diperoleh dari bank.
Baca juga: Peringkat Obligasi BSDE Terkini
Komposisi penggunaan dana Obligasi terkait hal itu mencakup sekitar 84,9 persen akan digunakan oleh BSDE untuk pembayaran lebih awal atas pokok yang timbul dari penggunaan fasilitas term loan dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dengan jumlah yang akan dibayarkan sekitar Rp1,06 triliun.
Lalu, sekitar 15,1 persen akan digunakan oleh Perseroan untuk pembayaran lebih awal atas pokok yang timbul dari penggunaan fasilitas term loan dari PT Bank Permata Tbk dengan jumlah yang akan dibayarkan sekitar Rp187,50 miliar.
Sementara itu, seluruh Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Sukuk Ijarah, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, di antaranya, pembayaran gaji karyawan, beban penjualan, serta beban umum dan administrasi.
Tanggal Pencatatan
Manajemen BSDE mengumumkan bahwa Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai Tahap II Tahun 2025 terdiri atas empat seri yaitu, Seri A sebesar Rp73,40 miliar dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 5,50 persen per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah tiga tahun terhitung sejak tanggal emisi.
Baca juga: BSDE Rogoh Kocek Rp610,75 Miliar buat Bayar Obligasi
Lalu, Seri B sebesar Rp458,20 miliar dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,00 persen per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah lima tahun terhitung sejak tanggal emisi.





