Jakarta, landbank.co.id – PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) resmi menjalin kerja sama strategis dengan produsen otomotif terkemuka asal Tiongkok untuk memperkuat ekspansi bisnis sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan di sektor transportasi industri pertambangan.
Kolaborasi tersebut diresmikan melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) pada akhir November 2025 dan menjadi langkah besar HOPE dalam mengembangkan teknologi kendaraan berbasis energi terbarukan di Indonesia.
Direktur Utama PT Harapan Duta Pertiwi Tbk, Kevin Jong, menjelaskan bahwa kerja sama ini akan menghadirkan inovasi teknologi transportasi yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta menjawab kebutuhan sektor pertambangan dalam negeri.
“Kami telah menandatangani MoU dengan salah satu produsen teknologi truk hybrid besar dari Tiongkok pada akhir November 2025,” ujar Kevin kepada media, Senin, 1 Desember 2025.
Menurut dia, hingga saat ini belum tersedia produk truk hybrid komersial di Indonesia yang mampu memenuhi kebutuhan operasional berat di sektor tambang.
Untuk memastikan performa dan ketahanan kendaraan, HOPE tengah menyiapkan tahap uji coba operasional truk hybrid di lokasi pertambangan di Indonesia.
“Kami akan menguji ketahanan dan uji efisiensi bahan bakar,” ungkap Kevin.
Meski belum ditetapkan target pemasaran, HOPE menegaskan produksi massal akan dimulai setelah seluruh proses uji coba dinyatakan berhasil.
“Target unit masih belum ada, tetapi saat uji coba hasilnya bagus, truk akan siapuntuk dipasarkan,” tegas Kevin.
Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung transisi energi serta efisiensi biaya operasional industri pertambangan di Indonesia melalui pemanfaatan kendaraan berat berbasis teknologi hybrid.
(*)





