Hippi Angkat Bicara Soal Ekonomi Kreatif

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) berprinsip bahwa ekonomi kreatif merupakan the new engine of growth yang dimulai dari daerah/foto: kementerian ekraf

“Prinsipnya sama, kita melihat ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth yang dimulai dari daerah. Potensi anak muda tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Tugas kita bersama adalah mengangkat local hero menjadi national champion dan menembus pasar global,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ekraf Teuku Riefky menegaskan bahwa pemerintah tengah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sebagai strategi transformasi ekonomi nasional berbasis inovasi, talenta, dan kekayaan intelektual.

Bacaan Lainnya

Dia menekankan bahwa pengembangan sektor ini harus dimulai dari daerah dengan memaksimalkan potensi talenta lokal.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penguatan sektor kreatif perlu dilakukan melalui pendekatan hexahelix dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, media, serta lembaga keuangan.

Kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui pilot project, kurasi bersama, serta skema pendampingan pembiayaan agar usaha berbasis kekayaan intelektual semakin bankable dan dipercaya oleh lembaga keuangan.

Baca juga: Tersedia KUR Industri Ekraf Rp10 Triliun

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Komunitas dan asosiasi seperti HIPPI memiliki jaringan kuat di daerah. Ekosistemnya harus kita siapkan bersama agar pembiayaan terhadap sektor kreatif semakin terbuka,” kata Menteri Ekraf Teruku Riefky.

Audiensi ini menjadi langkah awal kolaborasi strategis antara Kementerian Ekraf dan Hippi dalam memperkuat kompetensi, memperluas konektivitas, dan mendorong komersialisasi produk kreatif nasional.

Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Kontribusi Ekraf Sentuh Rp1.500 Triliun

Dalam audiensi tersebut, Menteri Ekraf Teruku Riefky turut didampingi oleh Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu serta Direktur Kriya Neli Yana.

(*)

Pos terkait