Site icon Landbank.co.id

Harga Emas Dunia Terkoreksi Tipis, Investor Tunggu Kepastian Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Ilustrasi emas./Foto: Freepik.

Jakarta, landbank.co.id – Harga emas dunia melemah tipis pada perdagangan Senin, 25 Agustus 2025 meski ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) masih menjadi faktor penopang utama logam mulia.

Pergerakan harga emas ini mencerminkan tarik ulur antara penguatan dolar AS dan spekulasi kebijakan dovish The Federal Reserve.

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 0,2% ke US$ 3.364,25 per troi ons pada pukul 01.09 GMT, setelah akhir pekan lalu sempat menyentuh level tertinggi sejak 11 Agustus.

Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember terkoreksi 0,3% menjadi US$ 3.409,80 per troi ons.

Indeks dolar AS tercatat naik 0,2% terhadap sejumlah mata uang utama. Penguatan ini membuat harga emas relatif lebih mahal bagi investor non-dolar, sehingga menekan permintaan. Padahal, pekan lalu dolar sempat menyentuh posisi terendah empat pekan.

Sinyal Dovish dari The Fed

Dari sisi kebijakan moneter, pasar menyoroti pernyataan Ketua The Federal Reserve Jerome Powell pada Jumat lalu.

Powell memberi sinyal kemungkinan pemangkasan suku bunga pada pertemuan bank sentral September mendatang, meski menegaskan keputusan belum final.

“Risiko terhadap pasar tenaga kerja meningkat, sementara inflasi tetap menjadi ancaman,” ujar Powell.

Pasar keuangan kini memperkirakan peluang 87% untuk pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan 17 September, menurut data CME FedWatch Tool. Secara kumulatif, proyeksi pemangkasan hingga akhir 2025 mencapai 48 basis poin.

Meski terkoreksi, analis menilai tren harga emas masih mendapat dukungan dari prospek suku bunga yang lebih rendah. Pemangkasan suku bunga akan menurunkan imbal hasil aset berbasis dolar dan meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

(*)

Exit mobile version