Harga Emas Dunia Diprediksi Lanjutkan Tren Bullish, XAU/USD Berpeluang Tembus USD 4.650

Harga emas dunia diprediksi melanjutkan tren bullish pada Kamis, 15 Januari 2026. XAU/USD berpeluang naik ke USD 4.650./Foto: Istockphoto.

Ketika kredibilitas dan independensi bank sentral dipertanyakan, emas cenderung diuntungkan karena dipandang sebagai aset yang relatif bebas dari risiko kebijakan.

Bacaan Lainnya

Di sisi makroekonomi, data ekonomi AS menunjukkan gambaran yang beragam. Penurunan tingkat pengangguran ke 4,4 persen, kenaikan harga produsen, serta lonjakan penjualan ritel menandakan ekonomi AS masih cukup tangguh. Kondisi ini berpotensi membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Meski demikian, pelemahan Dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi justru menjadi faktor pendukung utama emas. Indeks Dolar AS tercatat melemah ke kisaran 99, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun ke sekitar 4,14 persen, membuat emas semakin kompetitif dibandingkan aset berbunga.

Dengan berbagai faktor tersebut, Andy Nugraha menilai prospek harga emas dalam jangka pendek hingga menengah masih cenderung positif.

“Selama tekanan terhadap Dolar AS berlanjut dan ketidakpastian global tetap tinggi, emas berpotensi mempertahankan tren kenaikannya. Bahkan peluang untuk kembali menguji rekor harga tertinggi masih terbuka,” pungkasnya.

(*)

Pos terkait